Lokasi: Berita >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Berita29166 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ptebiao17.html
Artikel Terkait
Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
BeritaSri Wahyuni (36) dan SA (52) menjadi korban penganiayaan di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten. Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kepergian Sri Wahyuni yang dikenal sebagai perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRashford Ambil Estafet Messi di Parade Barcelona
BeritaFC Barcelona memastikan diri sebagai tim terbaik di Spanyol setelah mengalahkan rival abadi mereka dengan skor 2-0 melalui gol dari Marcus Rashford. Kemenangan ini langsung mengantarkan El Barca mengangkat trofi Liga Spanyol pada momen yang sama....
【Berita】
Baca SelengkapnyaCremonese Terancam Degradasi, Emil Audero Hadapi Como
BeritaCremonese saat ini menempati posisi ke-18 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 34 poin. Tim tersebut hanya terpaut satu angka dari Lecce yang berada di batas aman peringkat ke-17....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
- Persija Kalahkan Persik 3-1, Witan Persembahkan untuk Jakmania
- Haaland Bersandar Lesu di Tiang Gawang saat City Juara FA
- Persib dan Borneo FC Bersaing di Dua Laga Sisa
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
Artikel Terbaru
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
Adrian Khalif Rilis '2001x', Kisah Drama Hubungan Sulit Lepas
PSM vs Persib: Peluang Pangeran Biru Kunci Gelar Juara
Tautan Sahabat
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia