Lokasi: Kesehatan >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Kesehatan4697 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/prjgirm02.html
Sebelumnya: Al Nassr Santai, Al Hilal Tegang Ditinggal Inzaghi
Berikutnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Artikel Terkait
Jorge Martin Buru Gelar Juara MotoGP 2026, Bagnaia Ingat 2024
KesehatanPecco Bagnaia menilai Jorge Martin musim 2026 ini tidak hanya cepat, melainkan juga menggunakan strategi ciamik untuk menang, seperti pola yang sudah akrab bagi Bagnaia. Bagi murid Valentino Rossi itu, aura sulit dikalahkan seperti dalam perebutan gelar musim 2024 lalu bisa kembali diulang oleh Jorge Martin....
Baca SelengkapnyaPuluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
KesehatanPerempuan dengan akses sumber daya ekonomi dan keterampilan usaha mampu meningkatkan taraf hidup keluarga serta mendorong resiliensi ekonomi akar rumput. Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Sahabat Sandi menggelar program pelatihan 'Perempuan Berdaya' di Lempuyangan yang diikuti 43 ibu rumah tangga....
Baca SelengkapnyaPuluhan Ibu Rumah Tangga di Yogya Ikuti Pelatihan Kuliner Digital
KesehatanPerempuan dengan akses sumber daya ekonomi dan keterampilan usaha mampu meningkatkan taraf hidup keluarga serta mendorong resiliensi ekonomi akar rumput. Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan Sahabat Sandi menggelar program pelatihan 'Perempuan Berdaya' di Lempuyangan yang diikuti 43 ibu rumah tangga....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
- Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
Artikel Terbaru
Kiandra Ramadhipa Peringkat 3 Klasemen Red Bull Rookies Cup
99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bebas Lumpur
Penembak Anggota TNI di Palembang, Dua Tersangka Ditahan
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
Tautan Sahabat
- Hizbullah Serang Israel 14 Kali, Korban Lebanon Tembus 3.020 Jiwa
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Persediaan Senjata AS Menipis, Pentagon Minta Rp24 Kuadriliun
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- NYT Ungkap Rencana Perubahan Rezim Iran, Ahmadinejad Berpengaruh
- Trump Pilih Mahmoud Ahmadinejad Pimpin Iran Pasca Perang
- Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
- Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu