Lokasi: Travel >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Travel11 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pracmlt1o.html
Artikel Terkait
John Herdman Bidik 5 Pemain Naturalisasi untuk Piala Asia 2027
TravelStaf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot membocorkan rencana naturalisasi lima pemain keturunan untuk memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Piala Asia 2027. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pelatih Patrick Kluivert untuk menambah kedalaman skuad di Grup F....
【Travel】
Baca SelengkapnyaMenkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
TravelMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewajibkan pencantuman nomor telepon dalam re-registrasi pengguna media sosial guna memperjelas identitas. "Ini juga hal yang mungkin belum kita laporkan terkait rencana re-registrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas," kata Meutya dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Travel】
Baca SelengkapnyaWhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
TravelWhatsApp mulai meluncurkan tampilan antarmuka baru bernama Liquid Glass ke lebih banyak pengguna setelah beberapa bulan hanya diuji secara terbatas. Pembaruan ini menjadi tahap awal dari perombakan desain menyeluruh pada aplikasi pesan instan milik Meta tersebut....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- De Zerbi Targetkan Kemenangan Spurs di Stamford Bridge
- Kode Redeem Fish It Roblox 19 Mei 2026 Klaim Hadiah
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
- Eksperimen AI Kafe di Swedia Berakhir Kacau
- Sony Xperia 1 VIII Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
- Apple Berlakukan Aturan Baru untuk Aplikasi Judi Brasil
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- 80 Link Twibbon Harkitnas 2026 & Cara Unggah di Medsos
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik