Lokasi: Kesehatan >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kesehatan7583 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pqaahexgs.html
Artikel Terkait
KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
KesehatanDukuh Mrican di Kota Yogyakarta berhasil bertransformasi dari kawasan kumuh menjadi area hijau subur berkat program BRI Bertani di Kota (BRInita) dari BRI Peduli. Lahan yang dulunya dipenuhi tumpukan sampah dan gang-gang sempit kini disulap menjadi tempat berbagai jenis tanaman tumbuh....
Baca SelengkapnyaTimnas Iran Mulai Pemanasan Piala Dunia 2026 di Turki
KesehatanTimnas Iran membawa 30 pemain untuk menjalani pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026. Pelatih Amir Ghalenoei akan mengikis skuad tersebut menjadi hanya 26 pemain untuk dibawa ke turnamen empat tahunan itu....
Baca SelengkapnyaI.League Siapkan Skema Baru, Kompetisi Sepakbola Lebih Padat
KesehatanAsep Saputra, Direktur Kompetisi I. League, mengungkapkan pihaknya tengah menyusun kalender kompetisi yang lebih fleksibel agar klub dapat melakukan persiapan sejak dini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL
Artikel Terbaru
Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
Ronaldo Dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026, Pecah Rekor
Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
Mourinho Incar Reuni dengan Dalot di Real Madrid
Polisi Tewas Tabrak Truk Parkir Rusak di Konawe
Liga Saudi Siapkan Trofi Asli untuk Al Nassr, Al Hilal Dapat KW
Tautan Sahabat
- Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Ringan di Masalembu
- Tabrak Lari Denpasar: Mr X Tewas Dilindas Tiga Mobil
- Sekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
- Jurnalis Thoudy Dibebaskan, Ibu Menanti Kepulangan Putra
- KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
- Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR, Ini Sosoknya