Lokasi: Bisnis >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Bisnis61 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ppwgcaads.html
Artikel Terkait
Ruang Perawatan Al Nassr Makin Sesak, Kondisi Memburuk
BisnisSultan Al Ghannam mengalami masalah di area lututnya yang memerlukan penanganan lebih lanjut dari tim medis Al Nassr. Pemain andalan tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut agar tidak salah ditangani....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaArsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
BisnisEarl Michael, turis asal Toronto, Kanada, mengaku baru pertama kali mengunjungi Indonesia dan langsung terkesan dengan Monumen Nasional (Monas) di Jakarta. "Anda tahu, ini tempat yang indah, dan saya suka mengagumi arsitektur yang signifikan....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya3 Jambret WNA di Bundaran HI Ternyata 120 Kali Beraksi
BisnisPolda Metro Jaya membongkar komplotan perampas handphone yang menyasar wisatawan asing di kawasan Jakarta. Tiga pelaku ditangkap tanpa perlawanan oleh tim buru sergap di lokasi persembunyian berbeda....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Dokter Tifa Siapkan 3C Jelang Sidang Ijazah Jokowi
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Kali Rawalumbu Bekasi Berubah Biru, DLH Lakukan Penyelidikan
- 16 Pemain Termasuk Rivan dan Nizar Dipanggil Pelatnas Voli
- Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Breathless Krisdayanti: Cara Kau Membuatku Tak Bernapas
Keringanan PBB-P2 DKI 2026 Berlaku Bertahap, Cek Jadwalnya
Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
Tautan Sahabat
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Promo Indomaret Alfamart 21 Mei: Beras 5Kg Rp67.500
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- KSPI Tolak Aturan Outsourcing, Berlawanan Janji Prabowo
- Pertamina Operasikan Dua Kapal Gas Jaga Pasokan LPG
- Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP