Lokasi: Teknologi >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Teknologi6 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/pl2balacg.html
Artikel Terkait
Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
TeknologiDeus Ex Machina Indonesia bersama XL Axiata menggelar city riding dari Taman Menteng, Jakarta Pusat menuju Kopikina, Kemang, Jakarta Selatan sebagai pemberhentian pertama fase perjalanan berikutnya. Aktivitas santai ini melintasi sejumlah ruas jalan Jakarta dan diramaikan Sunset Drive Club yang membawa deretan mobil roda empat terbaik mereka....
Baca SelengkapnyaProfil Hugo Bross, Pelatih Father Figure Timnas Afrika Selatan
TeknologiHugo Broos berhasil membawa perubahan besar di usia 74 tahun sebagai pelatih, meskipun awalnya sempat diragukan publik. Pelatih asal Belgia itu tidak memiliki gaya glamor atau penuh sensasi, namun pengalamannya selama puluhan tahun mampu mengubah wajah sepak bola....
Baca SelengkapnyaAC Milan Cuci Gudang, Rafael Leao dan 4 Pemain Lain Dijual
TeknologiAC Milan berpotensi kehilangan pemasukan hingga 80 juta euro atau setara Rp1,6 triliun jika gagal lolos ke Liga Champions musim depan, situasi yang membuat sejumlah pemain kunci masuk dalam daftar jual klub meski Rossoneri masih bersaing ketat dengan AS Roma di peringkat kelima yang memiliki poin sama dan Como di posisi keenam yang hanya terpaut dua poin. Laporan terbaru menyebut setidaknya ada lima nama utama yang berpeluang hengkang dari San Siro pada bursa transfer musim panas mendatang, yaitu Ruben Loftus-Cheek, Youssouf Fofana, dan Christopher Nkunku, mengingatkan pada musim panas lalu ketika Milan melepas pemain penting seperti Theo Hernandez, Malick Thiaw, hingga Tijjani Reijnders yang saat itu dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang musim....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Klasemen Terbaru
- Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
- AHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
- Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
Adam Alis Beberkan Kunci Tampil Gacor Bungkam Persija
Eza Gionino Bingung Status Istri Sah Tapi Pisah Agama
Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
Tautan Sahabat
- Koalisi Teluk Pecah Usaha UEA Gagal Gandeng Saudi dan Qatar
- Trump Picu Sunyi Langit Iran, Navigasi Teluk Arab Terganggu
- Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal di Selat Hormuz
- Arsitek Bali Nyoman Popo Danes Bawa Filosofi ke Panggung Dunia
- Kemlu Tegaskan Tak Ada Komunikasi Langsung dengan Israel
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- Kevin Warsh Calon Ketua Bank Sentral AS
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura