Lokasi: Gaya Hidup >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Gaya Hidup817 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/p8sqfkovs.html
Artikel Terkait
Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
Gaya HidupPersija Jakarta meraih kemenangan 1-3 atas Persik Kediri dalam laga yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (16/5/2026). Pelatih Persija, Mauricio, menyatakan timnya layak menang dan mengapresiasi permainan lawan....
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Gaya HidupDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
Baca SelengkapnyaWHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Gaya HidupDickey Budiman, epidemiolog dan pakar Keamanan Kesehatan Global dari Griffith University Australia, meminta masyarakat tidak panik menanggapi situasi penyebaran Ebola di Afrika. Menurutnya, meskipun situasi sangat serius, dunia tidak sedang mengarah pada pandemi baru seperti Covid-19....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Artikel Terbaru
Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
Erling Haaland Bukan Satu-satunya, Ini Skuad Norwegia
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Tautan Sahabat
- Inul Daratista Murka Dituding Oplas Hidung
- Ruben Onsu Kena Tipu Rp5,5 Miliar, Pelaku Kenal Raffi Ahmad
- Eza Gionino Kekeh Tak Cerai, Masih Suami Meiza Sah
- Aurel Eks JKT48 Menangis Gugup Perankan Karakter Era 1946
- Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
- Eva Manurung Bongkar Momen Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun
- Rieke Diah dampingi Nikita Mirzani adukan dugaan etik ke KY
- Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
- Ahmad Dhani Bela Syifa Hadju soal Busana Dipersoalkan
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART