Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Kuliner7679 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/p3krt7eju.html
Artikel Terkait
Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
KulinerAntonio Blanco Jr harus mempelajari olahraga memanah secara serius demi mendalami karakter yang diperankannya, meskipun sebelumnya ia belum pernah mencoba olahraga tersebut sama sekali. Aktor berusia 25 tahun itu berkelakar bahwa memanah menjadi hal baru baginya karena selama ini ia lebih terbiasa memanah hati perempuan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
KulinerKementerian Perdagangan RI (Kemendag) secara resmi menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) untuk komoditas emas periode kedua Mei 2026. HPE emas ditetapkan sebesar 150....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaESG Batu Bara: Laporan Hijau Bentrok Fakta Lapangan
KulinerPraktik keberlanjutan di sektor pertambangan Indonesia dinilai masih setengah hati karena hanya berfokus pada emisi operasional, tanpa menyentuh rantai pasok hingga dampak sosial di sekitar area tambang. Isu krusial ini mengemuka dalam workshop media bertajuk "Mengawal ESG dan Transisi Energi di Sektor Pertambangan" yang digelar Yayasan Bicara Data Indonesia (YBDI) dan Katadata Green di Jakarta, Rabu (13/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- Promo Alfamart, Indomaret, Superindo 13 Mei: Minyak Fortune Rp42.800
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- IHSG Melemah 52,1 Poin, Rupiah Menguat ke Rp17.653
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Pengamat: RI Perkuat Ketahanan Energi Sebelum Dekarbonisasi
Akta Pendirian Perseroda PAM Jaya Ditandatangani
Menteri Amran Minta Pelaku Beras Oplosan Dihukum Berat
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Prabowo Target Rupiah Rp16.800-Rp17.500, Inflasi Maksimal 3,5 Persen di 2027
Tautan Sahabat
- Tata Metal Lestari Ekspor Baja Lapis ke AS dan Eropa
- Cuaca Buruk Penyebab Padamnya Listrik di Sumatera
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Jamu Mbok Moncer Desa BRILiaN Klaten Tembus Pasar Luar Daerah
- Multistrada Cabut PHK 103 Buruh Usai Mediasi
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Volatilitas Pasar Global Dorong Kekhawatiran Investor
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis