Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Berita22533 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/osnsivtmp.html
Artikel Terkait
Manusia Silver Todong Pisau di Bali, Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi
BeritaPolisi mengamankan seorang pria bernama Andra Winata (26), asal Batujajar, Bandung, setelah video dirinya menodong pengguna jalan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di traffic light simpang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road pada Sabtu (16/5/2026)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKPK Siapkan Strategi Usut Kode SGD213 Ribu ke Bea Cukai
BeritaDalam persidangan, Djaka disebut menerima uang suap senilai 213. 600 Dolar Singapura (SGD) dari terdakwa John Field....
【Berita】
Baca SelengkapnyaJurnalis Indonesia Kesaksian Disiksa Israel: Keji, Tak Bisa Maafkan
BeritaAndre, seorang jurnalis Republik, menceritakan pengalaman traumatisnya saat diintersep oleh Israel. Ia menggambarkan momen tersebut seperti bertemu malaikat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Indang Maryati Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar
- Prabowo Langsung Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Pertama dalam Sejarah
- Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H pada 27 Mei 2026
- D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
- Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026 Lengkap Sejarah Makna
Artikel Terbaru
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
PKS: Mogok Belanja Seminggu Lumpuhkan Ekonomi Nasional
Waspada Hujan Petir di Pamekasan, Sabtu 23 Mei 2026
Menlu Sugiono: Bajak Laut Somalia Hubungi Sandera WNI
Tautan Sahabat
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Iran Akui Ekonomi Lumpuh Akibat Perang, Infrastruktur Hancur
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal
- Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla
- 13 Negara Terdampak Hantavirus Kapal Pesiar, F-35 Kirim SOS
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
- IRGC Bantu Iran Amankan Zona Kontrol Baru Selat Hormuz
- Mal Terbesar Asia di Iran Kalahkan China Jadi Nomor Satu Dunia