Lokasi: Hiburan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Hiburan836 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/olfnfff7o.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
HiburanWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPemerintah Kecam Video Sujud Paksa, Berjuang Bebaskan WNI
HiburanKementerian Luar Negeri RI kembali menegaskan komitmen pembebasan warga negara Indonesia sebagai prioritas utama pemerintah. Kemlu RI dalam pernyataannya menyatakan tindakan yang menimpa WNI tersebut tidak manusiawi dan jelas melanggar hukum humaniter serta hukum internasional....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaIndang Maryati Tolak Final Ulang LCC Empat Pilar
HiburanSMAN 1 Pontianak resmi menyatakan mundur dari babak ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang direncanakan oleh MPR RI. Keputusan ini dipicu polemik penilaian juri yang dinilai tidak konsisten dalam babak final sebelumnya....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
- Upacara Harkitnas 2026, Lirik Lagu Bagimu Negeri Berkumandang
- Airlangga Ungkap Masukan Eksportir soal BUMN Baru Prabowo
- Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
Artikel Terbaru
Ronaldo Diledek Fans Al Hilal Usai Pesan Derby Riyadh
Tujuh Jenazah WNI Korban Kapal Karam Dipulangkan
Polda Metro Kerahkan 14.237 Personel Kawal Aksi Harkitnas
Masinis Argo Diperintahkan Rem Dikit-dikit Sebelum Tabrakan
Geely Siap Luncurkan SUV Bensin Baru di Indonesia
Pakar Ingatkan Potensi Pencatutan Nama Atasan di Bea Cukai
Tautan Sahabat
- Polisi Tangkap 3 Pengedar Obat G di Bekasi, Sita Ratusan Butir
- Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
- 480 Polisi Amankan HUT GRIB Jaya Ke-15 di GBK
- 1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
- KA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Pasar Senen
- Polisi Intai Markas Judol WNA di Hayam Wuruk Tanpa Identitas
- Pelatih Sepatu Roda Diduga Lecehkan Anak, Polda Selidiki
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit