Lokasi: Bisnis >>
Politeknik Transportasi Darat STTD Buka Jalur Mandiri 2024
Bisnis113 Dilihat
RingkasanPoliteknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Politeknik-Transportasi-Darat-Indonesia-STTD-34563443.jpg)
Politeknik Transportasi Darat Indonesia-STTD (PTDI-STTD) membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui website SIPENCATAR mulai 7 Mei 2026 hingga 31 Mei 2026. Dalam seleksi kali ini, calon peserta tidak hanya bisa memilih program studi di PTDI-STTD, tetapi juga di kampus kerja sama seperti Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang dan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali.
Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang transportasi darat, logistik, perkeretaapian, hingga pelayaran yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana karier peserta. Setiap calon peserta dapat memilih maksimal tiga program studi dari seluruh pilihan yang tersedia di ketiga kampus tersebut. Tahap seleksi meliputi seleksi administrasi, nilai akademik, hingga tes kesehatan dan kebugaran.
Mengutip website resmi PTDI-STTD, informasi lengkap mengenai jadwal, syarat, dan tata cara pendaftaran dapat diakses langsung melalui portal SIPENCATAR. Program ini memberikan kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan karier di sektor transportasi nasional.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/olew8pr2i.html
Artikel Terkait
Toyota Zenix Hybrid Fleet Rilis 2027, Fitur Diturunkan
BisnisToyota akan memasarkan Zenix dengan spesifikasi lebih rendah untuk pasar fleet di India guna mengisi celah pasar yang ditinggalkan Innova Crysta. Toyota menghentikan produksi dan penjualan MPV Innova Crysta dengan sasis ladder frame versi mesin diesel mulai 2027 karena terbentur regulasi CAFE 3 di negara tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRian/Rahmat Kalah dari Unggulan Jepang di Malaysia Masters
BisnisRian/Rahmat harus mengakui keunggulan ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam laga sengit di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia. Pasangan Indonesia itu kalah dua gim langsung dengan skor 18-21 dan 18-21 dari unggulan kedua tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
BisnisDua wakil Indonesia langsung berhadapan dengan pemain unggulan pertama di sektor masing-masing pada turnamen Super 500. Dari sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting mendapatkan lawan sang raja bulu tangkis dunia, yakni pemain peringkat 1 dunia Shi Yuqi....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ahmad Dhani Ogah Nongkrong Bareng Desta, Gading, Andre
- Top Up Game di VCGamers Dijamin Uang Kembali 100%
- Offroader Kalteng Borong 5 Podium di Kejurnas Seri 2
- Megawati Gabung Latihan Hyundai Hillstate Juli 2025
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters
Artikel Terbaru
Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
Fajar/Fikri Fokus Singapore dan Indonesia Open 2026
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
Pungli Dokumen Pertanahan di Serang, Tarif Capai Rp500 Ribu
Harga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out
Tautan Sahabat
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Darmadi PDIP Dorong Revisi PMSE Demi Seller Lokal
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Junanto Herdiawan Resmi Pimpin BI Jabar Genjot Ekonomi Baru
- APBI Beberkan 'Trilema' Berat Hantui Batu Bara Nasional
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Ekonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Baru Berbasis Daerah