Lokasi: Kesehatan >>
Unpad Buka Beasiswa Pascasarjana 2026, S2-S3 Tuntas 4 Tahun
Kesehatan88 Dilihat
RingkasanBeasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-Unggulan-Pascasarjana-Unpad-2026.jpg)
Beasiswa Unggulan Pascasarjana Padjadjaran 2026 resmi dibuka untuk mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) melalui skema pendampingan langsung dari promotor unggulan. Pendaftaran program ini dilakukan melalui mekanisme SMUP Reguler Pascasarjana dan berlangsung hingga 13 Juli 2026.
BUPP 2026 dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul melalui percepatan pendidikan. Penerima beasiswa akan memperoleh sejumlah fasilitas pendanaan yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, serta tunjangan penelitian. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan bimbingan langsung dari promotor yang kompeten di bidangnya.
Persyaratan pendaftaran meliputi: Warga Negara Indonesia atau Warga Negara Asing; lulusan program Sarjana atau Sarjana Terapan yang terakreditasi oleh BAN PT/LAM-PTKes; memiliki IPK minimal 3,25 bagi lulusan dari Perguruan Tinggi di Indonesia atau GPA minimal 3,5 skala 4 bagi lulusan Perguruan Tinggi Luar Negeri; memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran; serta sertifikat English Language Test (ELT) UNPAD yang masih berlaku (maksimal 2 tahun) dengan nilai minimal 525, atau tes kemampuan Bahasa Inggris dari institusi resmi yang diakui UNPAD.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ofutt25wm.html
Sebelumnya: Rakernas PB IWbA Soroti Regenerasi Atlet Woodball
Berikutnya: Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
Artikel Terkait
Neymar di Ujung Tanduk, Peluang Piala Dunia 2026?
KesehatanPelatih tim nasional Brasil, Dorian Jr, mengakui keputusan untuk tidak memanggil Neymar ke skuad merupakan pilihan yang sulit dan penuh pertimbangan. "Ketika Anda harus memilih, Anda harus mempertimbangkan banyak hal," ucap pelatih asal Italia itu....
Baca SelengkapnyaSPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
KesehatanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban IPAS Kelas 4 SD Halaman 93
KesehatanTidak hanya asap rokok yang membahayakan kesehatan, asap kendaraan bermotor juga terbukti dapat merusak tubuh dan berujung pada kematian. Semakin hari, volume asap kendaraan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah kendaraan di jalan raya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
- Kemenag Buka Simulasi TOEFL, TOAFL, Tes Skolastik BIB
- Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Unpad Buka Pendaftaran Magister PJJ 2026 Full Daring
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Daniel Johan Peringatkan PP Ekspor Satu Pintu Tak Jadi Rente
- Nadiem Jalani Operasi ke-5, Istri Mohon Doa
- Ribuan Kilogram Bawang Ilegal Dimusnahkan, Diduga dari Malaysia
- PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
- Kapolda Metro Bintang Tiga, Apa Plus Minusnya?
- Sunnah Kurban: Panduan Lengkap Penyembelihan hingga Pembagian
- Prabowo Minta Pernyataan Tak Ditelan Mentah, Misbakhun Angkat Bicara
- Jurnalis Tempo Bagikan Foto Misi Gaza Sebelum Ditangkap Israel
- AKP Deky Diduga Minta Rp65 Juta dari Bandar Ishak
- Juri Dinonaktifkan, Disdik Kalbar Sebut Speaker Bermasalah