Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Berita67565 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/oe4ws7ray.html
Artikel Terkait
Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
BeritaApple dikabarkan membatalkan rencana menghadirkan sensor sidik jari di Apple Watch karena masalah biaya produksi dan keterbatasan ruang untuk baterai di dalam perangkat. Rumor mengenai fitur ini sebenarnya sudah muncul sejak 2020 setelah ilustrasi paten memperlihatkan kemungkinan sensor sidik jari ditempatkan di bagian tombol Digital Crown....
【Berita】
Baca Selengkapnya16 Maskot Piala Dunia: Willie hingga Maple, Zayu, Clutch
BeritaPiala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang menjadi edisi ke-16 secara berturut-turut yang menghadirkan maskot resmi. Maskot pertama dalam sejarah Piala Dunia adalah Willie, seekor singa yang menjadi simbol nasional Inggris....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBorneo FC Tertahan 0-0 vs Persijap, Asa Juara Meredup
BeritaPertandingan sengit antara Persijap melawan Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir dengan skor imbang tanpa gol. Persijap yang bertindak sebagai tuan rumah bermain trengginas dan tanpa beban karena sudah lepas dari jeratan degradasi....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
- Messi diragukan, Piala Dunia 2026 tak sempurna tanpa La Pulga
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
- Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
Artikel Terbaru
Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
Tautan Sahabat
- Masyarakat Diajak Salurkan Kurban Tepat Sasaran di 3T
- Ramalan Weton Sabtu Kliwon 23 Mei 2026: Rezeki & Jodoh
- Menaker Yassierli: Kesejahteraan Pekerja dan Kinerja Industri Sejalan
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- DPR vs Aktivis dan Pigai Beda Soal Tembak Begal
- Jokowi Siap Turun Gunung, Golkar Bungkam Soal Pilpres
- Kemenkeu Bantah Video Viral Menkeu Tawarkan Bantuan Modal
- Luka Andrie Yunus Lebih Parah dari Dugaan Dokter RSCM
- Jokowi Diminta PSI Umumkan Keluar dari PDIP
- IRGC Iran Serukan Aktivasi Sel Tidur Teroris di Indonesia