Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Kuliner389 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/o3mswuiir.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
KulinerLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada tahun 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIHSG Tertekan MSCI, Investor Waspadai Arus Dana Asing
KulinerPengumuman hasil quarterly review MSCI menjadi fokus utama pasar pada hari ini, Selasa (12/5/2026), karena berpotensi memicu arus modal keluar asing yang signifikan. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMendag Beri Sinyal Harga Minyakita Naik
KulinerMenteri Pertanian Budi mengungkapkan harga Minyakita saat ini dijual Rp15. 900, melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp15....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Daftar Pemain Timnas MLBB Asian Games 2026: Full Alter Ego
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Danantara Pertimbangkan Tambah Saham di GoTo
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
Pendapatan Aset GBK Tembus Rp812 Miliar di 2025
BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
Tautan Sahabat
- Ibunda As'ad Aras Akui Firasat Buruk Sebelum Penangkapan
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- Patricia Telepon Keluarga dan Bagikan Lokasi Sebelum Tewas Terbakar
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- Lapas Cilegon Sediakan Pojok Pelayanan Remisi dan PB
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
- Plh Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Dirawat di RS
- Supardiono Siap Kurban Sapi 1,5 Ton untuk Prabowo
- Bocah Rohul Meninggal Diduga Dianiaya Saat Ritual Sembuh
- Pimpinan Ponpes Ponorogo Tersangka Cabuli 11 Santri