Lokasi: Olahraga >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Olahraga53186 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nvmjhoolk.html
Artikel Terkait
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
OlahragaErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaRadiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
OlahragaTeknologi yang menggabungkan radiologi dan genomik dinilai mampu membantu tenaga medis mendeteksi risiko penyakit secara lebih personal bahkan sebelum gejala muncul. Founder Rhemedi Medical Services, dr....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaDurasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
OlahragaPertanyaan tentang durasi pemantauan medis bagi mereka yang terpapar penyakit sering muncul di masyarakat. Hantavirus umumnya menular melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur hewan pengerat seperti tikus....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ammar Zoni Curhat Tak Sanggup Dipindah ke Nusakambangan
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Tautan Sahabat
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
- Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan