Lokasi: Travel >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Travel92 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/nb7vfobbo.html
Artikel Terkait
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
TravelLagu 8 Letters dari grup Why Don't We kembali viral di aplikasi TikTok dengan kutipan lirik 'when I close my eyes. It's you there in my mind'....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPekerja Tambang Emas Yahukimo Tewas, OPM Diduga Pelaku
TravelSteven dan Yonggi masuk ke dalam pondok untuk beristirahat sementara Helyanus (korban) masih di luar pondok memperbaiki mesin alkon. Tiba-tiba dua orang tak dikenal datang dan langsung bersalaman dengan Helyanus....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Sulawesi Barat: Semua Wilayah Hujan Hari Ini
TravelBMKG merilis prakiraan cuaca untuk seluruh wilayah Sulawesi Barat pada Kamis, 14 Mei 2026, yang diprediksi akan diguyur hujan. Informasi dari situs bmkg....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Messi Akhirnya Menang di Kandang, Kutukan Patah di MLS
- Andi Gani Tinjau Museum Marsinah Jelang Peresmian Prabowo
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- Saputra Gagal Casting Puluhan Kali Meski Punya 20 Juta Follower
- Pemotor Nekat Masuk Tol, Pengejaran Libatkan Pengguna Jalan
Artikel Terbaru
Taisei Marukawa Beri Kode Naturalisasi ke PSSI
Kantor Bupati Bulungan Kaltara Ludes Terbakar Hebat
LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
KPK Geledah Kantor dan Mobil Kepala Dinkes Ponorogo
Peringatan Dini Hujan: Jateng Waspada, Kalbar Siaga
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Tautan Sahabat
- El Nino Godzilla Tingkatkan Risiko Gizi Buruk dan Stunting Anak
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap