Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita686 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/n25sjr8iz.html
Artikel Terkait
OJK Imbau Investor Tenang Jelang Rebalancing MSCI Besok
BeritaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sinyal kuat bahwa Indeks Saham Indonesia kemungkinan besar akan mengalami penyesuaian posisi. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan hal tersebut di Jakarta, seraya meminta pelaku pasar untuk menunggu pengumuman resmi pada Selasa (18/6/2024)....
【Berita】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
BeritaErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Berita】
Baca SelengkapnyaToyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
BeritaToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Prabowo Kaget Verrel Bramasta Ternyata Keturunan Bali
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Artikel Terbaru
Ammar Zoni Ajukan PK, Peluang Sukses Dinilai Kecil
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Tautan Sahabat
- Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
- SIAL Interfood 2026 Digelar di Jakarta Perkuat Daya Saing RI
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Lesu Akibat Industri Nikel Melambat, Ekonomi Warga Tertekan
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global