Lokasi: Berita >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Berita65211 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mwt3nrd83.html
Artikel Terkait
Richard Lee Siapkan Langkah Hukum dari Dalam Penjara
BeritaDokter Richard Lee dan Doktif terlibat aksi saling lapor polisi buntut persoalan status mualaf. Sebelumnya, Doktif sempat mempertanyakan serta meragukan status mualaf Richard Lee yang diketahui telah memeluk agama Islam sejak sekitar 2023, meski baru diumumkan secara terbuka pada awal Maret 2025....
【Berita】
Baca Selengkapnya5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
BeritaMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPeriklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
BeritaRencana pemerintah menggulirkan kembali insentif kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) disambut positif pelaku industri otomotif. Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) menilai kepastian insentif sangat dinantikan karena dapat mendorong penjualan sekaligus meningkatkan optimisme industri kendaraan listrik di Tanah Air....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Inara Rusli Jenguk Anak Virgoun, Hangat Bertemu Lindi Fitriyana
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
- Umar Abdullah Juara 2 Lamborghini Super Trofeo Eropa 2026
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
Artikel Terbaru
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
BRN Bali Serukan Perlawanan terhadap Mafia Gadai Rental
Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
Arema FC Kunci Posisi 10 Besar Usai Bantai PSIM 3-1
Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
Tautan Sahabat
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- 5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Eks Jurnalis Indonesia Mengaku Dihajar Komandan Tentara Israel
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Trump Lantik Kevin Warsh sebagai Kepala Bank Sentral AS
- 104 Orang Ditangkap, Jejak Bisnis Dalang Scam Chen Zhi Terkuak
- AS Hentikan Penjualan Senjata Rp247 Triliun ke Taiwan