Lokasi: Hikmah >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hikmah12441 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mmtzcvff6.html
Sebelumnya: Alvaro Arbeloa Dinilai Toksik untuk Real Madrid
Berikutnya: Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
Artikel Terkait
Mantan ART Erin Taulany Cerita Dipukul dan Ditendang Majikan
HikmahDengan suara bergetar dan menahan tangis, Hera mengaku mengalami pemukulan, hinaan, hingga pencekikan oleh majikannya Erin karena persoalan pekerjaan rumah tangga di Tangerang Selatan. Peristiwa kekerasan itu terjadi pada 28 April 2026 sekitar pukul 15....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPimpinan Komisi X Minta Evaluasi Total PSSI Usai Bentrok Suporter
HikmahLalu menilai rentetan kerusuhan yang terus berulang menunjukkan lemahnya pengelolaan kompetisi dan pembinaan suporter di sepak bola nasional. Lalu menyoroti kericuhan suporter di Stadion Lukas Enembe setelah Persipura Jayapura gagal promosi, dan menegaskan tindakan tegas harus diambil agar insiden serupa tidak terulang serta mencoreng wajah sepak bola Indonesia....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaRicuh Laga PSM vs Persib: Pemain Aman, Terjebak di Ruang Ganti
HikmahKerusuhan mewarnai akhir laga setelah wasit Asker Nazhafaliev meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir di Stadion Gelora BJ Habibie. Sekelompok suporter membentangkan spanduk berukuran besar di tengah lapangan sebagai bentuk protes keras kepada manajemen klub....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
- Prediksi Sevilla vs Real Madrid, Laga Degradasi Los Nervionenses
- Bruno Fernandes Kejar Rekor Assist Henry dan De Bruyne
- Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
Artikel Terbaru
Arsenal Menang 1-0, Arteta Pantau Bournemouth vs City
Pep Guardiola Realistis soal Gelar Liga Inggris
Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
Manchester United Bidik JJ Gabriel untuk Debut Termuda
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
Tautan Sahabat
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
- Apple Batal Hadirkan Touch ID di Apple Watch
- Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
- Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps