Lokasi: Properti >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Properti3525 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mlofmkwsz.html
Artikel Terkait
Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
PropertiSri Wahyuni (36) dan SA (52) menjadi korban penganiayaan di rumah kontrakan Dusun Sumbertempur RT02/01, Desa Sumbergirang, Puri, Kabupaten. Keluarga korban mengaku sangat terpukul atas kepergian Sri Wahyuni yang dikenal sebagai perempuan pekerja keras dan tulang punggung keluarga....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDokter RS Semanggi Dilaporkan Diduga Malpraktik Ring Jantung
PropertiPolda Metro Jaya menerima laporan dugaan malapraktik yang dilayangkan seorang pasien terhadap dokter. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan laporan tersebut sudah diterima dan diproses....
【Properti】
Baca Selengkapnya3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
PropertiPersib Bandung meraih kemenangan 2-1 atas Persija Jakarta, namun sejumlah insiden penyerangan terhadap bobotoh dan skuad Maung Bandung dilaporkan terjadi di beberapa daerah setelah pertandingan. TribunJakarta....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Tawarkan Jual Mata, Rikki Hwang Minta Daftar Harga
- Pramono Klaim Jakarta Kota Teraman Nomor Dua ASEAN
- KA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Pasar Senen
- 36 Begal di Jakarta Ditangkap, 2 Ditembak Polisi
- Lamine Yamal Bidik Piala Dunia 2026 Bersama Spanyol
- Polisi Bekasi Tangkap Pengedar, Sita Ratusan Hexymer dan Tramadol
Artikel Terbaru
Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
Polda Metro Periksa Saksi Laporan TAUD Andrie Yunus
TAUD Nilai Andrie Yunus Rentan Intimidasi di Sidang Militer
AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Denny Sumargo Kaget Jawaban Ahmad Dhani Soal Syifa Hadju
Monas Diserbu Ribuan Pengunjung saat Libur Long Weekend
Tautan Sahabat
- BTN Raup Laba Rp1,45 Triliun, Naik 43,8 Persen
- Prabowo Targetkan Rupiah Rp16.800-17.500 pada 2027
- Nasrafa Kain Lukis Tembus Pasar Dunia dari Brosur
- Prabowo Hadiri Rapat DPR untuk Jawab Keraguan Pasar Fiskal
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Kemendag: Pelemahan Rupiah Belum Pengaruhi UMKM Kriya
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- BYD Tanggapi Potensi Kenaikan Harga Imbas Rupiah Turun