Lokasi: Teknologi >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi S2-S3 di BIB 2026
Teknologi813 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan program baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag,Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ia menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mk45zyk4s.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
TeknologiPersib Bandung sukses mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare. Kepastian itu didapat usai Persib mengalahkan PSM dengan skor 2-1....
Baca SelengkapnyaSurvei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
TeknologiSurvei terbaru yang dipublikasikan CNET pada 12 Mei 2026 menunjukkan hanya 13 persen pemilik smartphone yang tertarik mengganti perangkat mereka. Angka tersebut sedikit lebih tinggi untuk pengguna Apple iPhone....
Baca SelengkapnyaWhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
TeknologiMeta resmi meluncurkan fitur percakapan pribadi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membahas topik sensitif tanpa khawatir data bocor. Seluruh proses kecerdasan buatan dilakukan melalui Trusted Execution Environment, yaitu lingkungan pemrosesan aman yang memastikan pesan tidak dapat diakses oleh Meta sendiri....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mourinho Buka Suara soal Masa Depan, Kembali ke Madrid
- Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Apple dan Intel Kembali Jalin Kerja Sama
- 14 Pemain Timnas Voli Putra untuk AVC Nations Cup 2026
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
- iPhone 17 Pro Diklaim Punya Charging Tercepat Tahun Ini
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Prime Video Luncurkan Fitur Clips Saingi Netflix dan Disney+
- Kode Redeem FC Mobile 20 Mei 2026: Klaim Koin & Pemain Gratis
- Facebook Luncurkan Creator Fast Track, Kreator Raup Puluhan Juta
- Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
- Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara