Lokasi: Hikmah >>
Daftar Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Jogja 2026
Hikmah582 Dilihat
RingkasanUPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN "Veteran" Yogyakarta membuka seleksi mandiri 2026 dengan sistem ujian yang diperluas ke 37 kota di seluruh Indonesia. UPN "Veteran" Yogyakarta menyelenggarakan seleksi ini sebagai jalur penerimaan mahasiswa baru melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta, Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian merupakan komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus," ujar Machya Astuti Dewi. Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta.
Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh lokasi dengan metode Paper Based Test (PBT). Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/mj3ht9322.html
Sebelumnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Berikutnya: Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
Artikel Terkait
Israel Klaim Lepas Bantuan Militer AS, Hubungan Netanyahu-Trump Retak
HikmahPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keinginannya untuk menghentikan seluruh bantuan keuangan militer dari Amerika Serikat secara bertahap hingga mencapai nol dolar. Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam sebuah wawancara, menanggapi kesepakatan yang telah berjalan di mana Washington menyetujui bantuan militer bernilai miliaran dolar AS untuk Israel....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaSenator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
HikmahPengadilan Kriminal Internasional (ICC) secara rahasia menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Senator Filipina Ronald "Bato" Dela Rosa sejak 6 November 2025. Surat perintah itu menuduh Dela Rosa sebagai "pelaku tidak langsung" dalam kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
HikmahMenteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Timor Leste Vivian di Gedung Pancasila pada pukul 10. 35 WIB....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Super League 2026/2027: 16 Tim Pasti, Persis vs Madura United Berebut Satu
Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
Bea Cukai Buka 8 Poin Soal Pemeriksaan Kartu Pokemon
Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
Tautan Sahabat
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
- Bank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen