Lokasi: Kuliner >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Kuliner52 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/meqv367tk.html
Sebelumnya: BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
Berikutnya: Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
Artikel Terkait
Jennifer Coppen Ungkap Alasan Nikah Juni, Singgung Karier Suami
KulinerJennifer Coppen dan Justin Hubner memilih Bulan Juni sebagai waktu pernikahan mereka karena kesibukan sang pesepakbola. "Kenapa bulan Juni? Seperti yang kalian tahu ya pemain bola itu sibuk banget ya, Justin nggak selalu dapet izin, dia full banget, dia ada liburnya di bulan Juni, jadi kita memilihnya bulan Juni, dan temen-temenya bisa datang," ujar wanita yang akrab disapa Mamari ini....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
KulinerMeta resmi meluncurkan fitur percakapan pribadi berbasis AI yang memungkinkan pengguna membahas topik sensitif tanpa khawatir data bocor. Seluruh proses kecerdasan buatan dilakukan melalui Trusted Execution Environment, yaitu lingkungan pemrosesan aman yang memastikan pesan tidak dapat diakses oleh Meta sendiri....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPlatform Social Gaming Marak, Industri Hiburan Bidik Interaksi
KulinerPlatform GAMI hadir sebagai layanan baru yang menyasar pengguna gim daring yang ingin mencari pengalaman bermain lebih interaktif. Menurut Agus, pemain gim kini tidak hanya mencari permainan, tetapi juga ruang untuk berinteraksi dan membangun relasi dengan sesama pengguna....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
- WhatsApp Siapkan Fitur After Reading, Ini Penjelasannya
- 3 Cara Mudah Nonaktifkan Instants di Instagram
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel dan Atta
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita