Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Otomotif158 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ma5xjohno.html
Sebelumnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Berikutnya: Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
Artikel Terkait
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
OtomotifPersib Bandung sukses mencuri tiga poin di markas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare. Kepastian itu didapat usai Persib mengalahkan PSM dengan skor 2-1....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaToyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
OtomotifPT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan tetap berupaya menjaga agar dampak pelemahan rupiah tidak langsung dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga kendaraan di tengah kondisi nilai tukar dolar yang sangat tinggi. "Pastinya memang di kondisi saat ini, seperti teman-teman tahu bahwa dolar sudah sangat tinggi....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaHonda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
OtomotifHonda baru saja mengajukan paten untuk sistem kopling pada motor listrik yang dirancang khusus untuk motorcross kompetisi, dengan tuas kopling dipasang di setang kiri meskipun motor tersebut sepenuhnya listrik. Paten ini mengacu pada CR Electric Proto milik Honda, yang menargetkan penggunaan di ajang balap motorcross listrik, berbeda dengan kopling multi-plat hidrolik mekanis yang biasa digunakan pada motor trial....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
- Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Ketum NOC Temui Menkeu Bahas Anggaran Atlet
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
Kode Redeem FC Mobile 19 Mei 2026, Klaim Sekarang
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Tautan Sahabat
- 5 Alasan Memilih Bimbingan Konseling, Prospek Kerja Luas
- 9 Universitas Swasta Terbaik Yogyakarta Versi EduRank 2026
- Noel Ebenezer Jalani Sidang Tuntutan Korupsi K3
- Noel Ebenezer Minta Tuntutan Ringan Kasus Pemerasan K3
- RI Dorong Pembangunan Kota Cerdas Inklusif dan Adaptif
- Board of Peace Mandek, AS Sibuk Perang Iran
- Citra Margaretha Bungkam Soal Asal Usul Uang Sugiri Sancoko
- Kejagung Periksa Askolani soal Korupsi Ekspor Sawit
- PTUN Jakarta Tolak Gugatan Ali Wongso, Misbakhun Ucap Syukur
- Jokowi Keliling Indonesia: Blusukan Biasa atau Politik?