Lokasi: Kuliner >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Kuliner6468 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/m6hsil8ty.html
Artikel Terkait
Desta Akui Kesal Saat Pertama Jumpa Ahmad Dhani
KulinerDalam ajang pencarian bakat, Dhani bertugas sebagai juri dan interaksinya dengan Desta selalu menjadi sorotan warganet. Desta kerap menegur Dhani secara langsung dan menyampaikan protes tegas meskipun sedang disorot kamera....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWali Kota New York Dikritik Akibat Jual Tiket Murah Piala Dunia
KulinerPemerintah daerah New York melalui anggota dewan kota Shahana Mamdani meluncurkan program tiket murah Piala Dunia 2026 yang hanya menyediakan 1. 000 tiket untuk tujuh pertandingan di Stadion MetLife, New Jersey....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya9 WNI Diculik Israel, Pengamat Sayangkan Peran Indonesia di BOP
KulinerSembilan Warga Negara Indonesia (WNI) diculik oleh tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Gaza Sunflower Fleet (GSF). Mereka adalah relawan dan jurnalis yang berada di sejumlah kapal untuk mengirimkan bantuan ke Gaza....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Pengurus Masjid Diminta Balai Kota Ichikawa Batalkan Penggunaan Taman
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- Tiga Negara Uni Eropa Desak Sanksi untuk Menteri Israel
- Terjemahan Lirik Woman John Lennon: Ungkapan Emosi Campur Aduk
- PM Israel Kecam Ben-Gvir yang Ejek Aktivis
Artikel Terbaru
Skenario Persis Solo Bertahan: Madura United Dilarang Menang
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
9 WNI Ditangkap Israel Tiba di Turki, Sempat Disetrum
Tautan Sahabat
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur