Lokasi: Otomotif >>
Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD Halaman 174 Uji Kompetensi
Otomotif563 Dilihat
RingkasanEnergi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Surabaya-Pola-Pembelajaran-Full-Day-School_20260118_165139.jpg)
Energi bunyi merupakan materi yang dibahas dalam buku pelajaran sebagai energi yang dihasilkan dari benda bergetar sehingga menimbulkan suara yang dapat didengar oleh telinga. Bunyi tidak akan muncul jika tidak ada getaran. Semakin kuat getaran suatu benda, biasanya bunyi yang dihasilkan juga semakin keras.
Dalam latihan soal kali ini, siswa diminta menjawab pertanyaan terkait aktivitas yang ada pada halaman tersebut. Kunci jawaban ini digunakan sebagai panduan dan pembanding oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Soal pertama meminta siswa menentukan apakah pernyataan berikut benar atau salah beserta alasannya.
Pernyataan a: "Kita tidak dapat mendengar suara saat menyelam di dalam kolam renang." Jawabannya adalah salah karena bunyi dapat merambat melalui zat cair seperti air. Oleh karena itu, saat menyelam di kolam renang kita masih dapat mendengar suara, meskipun terdengar berbeda dibandingkan di udara. Pernyataan b: "Tujuan pemasangan busa/karpet di dinding bioskop adalah untuk mencegah pemantulan bunyi." Jawabannya adalah benar karena bahan tersebut berfungsi sebagai peredam suara guna mengurangi gema dan kebisingan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/m2su4ar34.html
Artikel Terkait
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
OtomotifKesalahan memilih ban bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga taruhan nyawa. Data mencatat sekitar 10,7 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kendaraan, termasuk insiden pecah ban....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPolda Metro Bongkar Jaringan Narkotika dari Lapas, Sita Ekstasi
OtomotifPolda Metro Jaya menyita 1. 000 butir ekstasi dalam penggerebekan di Apartemen Green Bay, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (5/5/2026) malam....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSMAN 112 Jakarta Perkuat Mitigasi Dua Tahun Pascakebakaran
OtomotifKebakaran melanda sejumlah bangunan di Jalan Pesanggrahan RT 010 RW 005, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat dan api sempat menjalar hingga area tembok sekolah, mengganggu aktivitas belajar mengajar. Dua tahun setelah insiden tersebut, pihak sekolah melakukan upaya mitigasi risiko dengan memasang Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di beberapa titik strategis....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Film Baru Menguras Air Mata Tayang di Bioskop
- Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
- Arsitektur Monas dan Budaya Jakarta Pikat Wisatawan Kanada
- Polisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
- Honda Patenkan Teknologi Motor Trail Listrik Baru
- Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
Artikel Terbaru
Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
Kebakaran Kampus Binus Kemanggisan, Asap Tebal Macetkan Jalan
Jakarta Target Top 50 Global City 2030, Revitalisasi Blok M-Kota Tua
Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
Peminat Mesin Uang AC Milan Tiba-tiba Seret
Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
Tautan Sahabat
- Atur Ulang Jadwal BAB Agar Lebih Teratur
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- IDAI: Suplemen Bukan Tameng Utama Anak Hadapi El Nino
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik