Lokasi: Olahraga >>
Pendaftaran TKAD SPMB Jogja 2026 Berakhir Besok
Olahraga6567 Dilihat
RingkasanCalon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TKAD-DIY-2026-34523434.jpg)
Calon siswa dari luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) sebagai syarat pendaftaran SPMB Jogja. Setelah mendaftar, siswa lulusan luar DIY akan mengikuti tes tersebut berdasarkan informasi resmi dari laman pendaftaran. TKAD menjadi instrumen seleksi utama bagi peserta dari luar wilayah untuk mengukur kemampuan akademik sebelum diterima di sekolah tujuan.
Prosedur pendaftaran TKAD mengharuskan calon peserta untuk melengkapi data diri dan memilih sekolah tujuan di DIY. SPMB Jogja menetapkan jadwal tes secara terpusat yang diumumkan melalui laman resmi penerimaan. Peserta dari luar DIY harus memastikan ketersediaan kuota dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh panitia.
Informasi lengkap mengenai jadwal, biaya, dan tata cara pendaftaran TKAD dapat diakses melalui portal resmi SPMB Jogja. Panitia mengimbau calon siswa untuk memantau pengumuman terbaru agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran. TKAD menjadi langkah krusial bagi siswa luar DIY untuk bersaing mendapatkan tempat di sekolah favorit di Yogyakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lsf63djmx.html
Artikel Terkait
Febby Carol Doakan Pernikahan Virgoun dan Lindi
OlahragaLindi Fitriyana melahirkan bayi laki-laki melalui operasi caesar pada Kamis (14/5/2026) dan memberinya nama Perfexio Muthmain. Virgoun dan Lindi diminta menjaga rumah tangga mereka dengan baik karena setiap pernikahan pasti memiliki ujian dan permasalahan....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaAS Hentikan Penjualan Senjata Rp247 Triliun ke Taiwan
OlahragaPemerintah Amerika Serikat secara resmi menunda pengiriman paket bantuan militer ke luar negeri, termasuk ke Indonesia, untuk memprioritaskan penguatan cadangan persenjataan dalam negeri. Penundaan itu diumumkan dalam sidang Subkomite Pertahanan Komite Anggaran Senat di Washington, DC, Jumat (22/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPutin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
OlahragaPresiden Rusia Vladimir Putin bertolak menuju Beijing pada Selasa (19/05) untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping. Penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, menyatakan kedua kepala negara tersebut dijadwalkan menjalani agenda yang cukup padat....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hasil Aston Villa Tentukan Jatah Liga Champions Inggris
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Tekan Iran.
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
- D'MASIV Resmi Indie, Tinggalkan Label Musik Demi Mimpi
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
Artikel Terbaru
Arsenal vs PSG Final Liga Champions, Liga Domestik Jadi Pembeda
Operasi Udara Israel Targetkan Pemimpin Tertinggi Hamas
Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
Analis Sebut Iran Akan Serang UEA, Timur Tengah Panas
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Tautan Sahabat
- Anggota DPR Minta Harga Tiket Pesawat Seimbang dengan Daya Beli
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- BRI KPR Permudah Masyarakat Miliki Properti Fleksibel
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Rupiah Sentuh Rp 17.532, Data Ekonomi Disebut Tak Realistis
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Pajak
- Bahlil Dorong Kesetaraan dan Percepat Izin di Migas
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri