Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner28 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ls1bim3ra.html
Artikel Terkait
Daftar Pemain Timnas MLBB Asian Games 2026: Full Alter Ego
KulinerPBESI resmi mengumumkan skuad Timnas MLBB Indonesia untuk Asian Games 2026 melalui akun Instagram resminya pada Minggu (17/5) malam WIB. Skuad yang dipilih kali ini sepenuhnya diisi oleh pemain dari dalam negeri tanpa pemain naturalisasi atau asing....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
KulinerPerdana Menteri Jepang, Takaichi, pada 18 Mei 2026 menyatakan pemerintah akan menyiapkan langkah pengurangan beban masyarakat, termasuk dukungan untuk tarif listrik dan gas. PM Takaichi menyebut pemerintah telah meminta pejabat untuk mempertimbangkan langkah pendanaan, termasuk kemungkinan penyusunan anggaran baru....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaIsrael Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
KulinerIsrael mulai mengintersepsi kapal-kapal Global Sumud Flotilla pada Senin pagi di perairan internasional, sekitar 250 mil laut dari pesisir Gaza. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut armada kemanusiaan itu sebagai upaya menerobos blokade laut yang diberlakukan terhadap Hamas, seperti dilansir Xinhua dalam pernyataannya pada Senin (19/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
- DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
- Operasi Sindoor Ubah Dinamika Konflik India-Pakistan
- Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
Artikel Terbaru
Hyundai Hillstate, Tim Baru Megawati dengan Prestasi Mentereng
Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
Harga Tiket MPL Playoff S17 Terjangkau, Final Sold Out
3 Pendaki Tewas Tertimbun Erupsi Gunung Dukono
Tautan Sahabat
- Manchester United Bidik Pengganti Murah Casemiro
- Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
- PSM Bantu Persis Solo Bertahan, Incar Tiga Poin Lawan Madura United
- Chelsea vs Manchester City Final Piala FA Penentuan Juara
- Duel Al Nassr vs Damac Tinggal 2 Hari, Wasit Belum Ada
- Persib Vs Borneo FC, I.League Kritik Wasit dan Trofi
- Skuad Timnas Jerman Piala Dunia 2026: Neuer dan Duo Muda
- Dua Peluang Juara Cristiano Ronaldo Lenyap dalam Lima Hari
- PSSI Ungkap Target Realistis Garuda Muda di Piala AFF U-19
- Umuh Muchtar Peringatkan Pemain Persib soal Tanda Bahaya