Lokasi: Berita >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berita3113 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/le5memfaa.html
Artikel Terkait
Ikan Pelestarian Wonogiri Ludes Ditangkap Warga
BeritaWarga menangkap ikan di aliran Sungai Bengawan Solo, Wonogiri, setelah viral video penangkapan massal menggunakan jaring, serokan, dan ember. Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) membenarkan kegiatan penebaran ikan oleh PT PPI di lokasi tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
BeritaSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
【Berita】
Baca Selengkapnya10 PTN Buka Jalur Mandiri 2026, Ini Cara Daftar
BeritaJalur mandiri PTN merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan langsung oleh masing-masing perguruan tinggi. Setiap kampus memiliki mekanisme seleksi berbeda, mulai dari tes tertulis, penilaian prestasi akademik, skor UTBK, hingga jalur khusus berbasis bakat dan penghargaan tertentu....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Al Nassr vs Al Hilal: Taruhan Gelar Cristiano Ronaldo
- Kunci Jawaban IPAS Kelas 6 Halaman 163 Tata Surya
- Jadwal SPMB Tangsel 2026 TK SD SMP Mulai Akhir Mei
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 69-70 Kurikulum Merdeka
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
- Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Artikel Terbaru
Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 115 Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 7-8
Dubes Spanyol Temui Wali Kota Semarang Bahas Kerja Sama
Syarat Daftar Telkom University Jakarta 2026, Seleksi Rapor
Tautan Sahabat
- Rupiah Melemah Bukan Strategi Negara Maju, Kata Rhenald
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- BKI Tekankan Standar Keselamatan Kapal Cepat Batam
- ASDP Rayakan HUT Ke-53, Kinerja Tumbuh Berkelanjutan
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
- Zulhas di Lemhannas: Produksi Beras Naik Tajam
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Prabowo Paparkan Target Ekonomi 2027 untuk Kesejahteraan Rakyat
- Pertamina Optimalkan Jalur Laut Jaga Pasokan BBM
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit