Lokasi: Pendidikan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Pendidikan587 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lauxvccui.html
Artikel Terkait
Kasus Hantavirus di Kalbar, Pasien Sakit Bawaan Meninggal
PendidikanSeorang pasien di Ketapang meninggal dunia setelah terpapar hantavirus dan menjalani perawatan di RSUD Dr. Agoessdjam Ketapang....
Baca SelengkapnyaWarga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
PendidikanSeorang pemuda berinisial UZS (21) tewas setelah dipatuk ular saat bermain dengan reptil tersebut di kawasan sawah Landbow, Kelurahan Pasir Jaya, pada Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 23. 00 WIB....
Baca SelengkapnyaKA Jaka Tingkir dan Serayu Anjlok di Pasar Senen
PendidikanSebanyak 11 perjalanan kereta api terganggu akibat insiden anjloknya dua rangkaian kereta di Stasiun Senen. Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengungkapkan kronologi kejadian yang terjadi pada Jumat (22/5/2026) pukul 10....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Maia Estianty Bahagia Jadi Nenek Usai Putri Al Ghazali Lahir
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Karyawan Tewas
- 3 Oknum TNI Gagal Bayar Rp5,8 Miliar, Digugat Perdata
- Dituding Pesugihan, Pihak Sarwendah Seret Nama Jordi Onsu
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
Artikel Terbaru
Eks Kasat Narkoba Kutai Barat Diborgol ke Rutan Bareskrim
BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan
Keributan di Grogol, Pria Tewas Dilempar dari Lantai 2
Polri Target 1.500 SPPG, Ditpolairud Jaga Pasokan Pangan
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Wilayah Bangka Belitung Besok
Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
Tautan Sahabat
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Blokade AS, Iran Imbau Warga Hemat BBM dan Listrik
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- WHO Peringatkan Krisis Kesehatan Mental di Ukraina
- Heru Tulus Relawan iNews TV Ditahan Tentara Israel
- Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
- Israel Tangkap 5 Relawan, 4 WNI di Kapal GSF Rawan
- Drone Hizbullah Buat Tentara Israel Frustrasi dan Ketakutan
- Netanyahu Murka pada Menteri yang Siksa Relawan Flotilla