Lokasi: Properti >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Properti48 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/la7yz75fa.html
Artikel Terkait
WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
PropertiPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) melaporkan dua kasus terkonfirmasi dan satu kematian akibat Ebola di Uganda, selain kasus yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (RD Kongo). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah Ebola di RD Kongo sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, meskipun lembaga tersebut menegaskan wabah itu tidak memenuhi kriteria darurat pandemi....
【Properti】
Baca SelengkapnyaOne Piece Chapter 1183 Hiatus, Jadwal Rilis Diundur
PropertiOne Piece merupakan manga Jepang yang mengisahkan petualangan Monkey D Luffy mencari harta karun legendaris Gol D Roger. Karya Eiichiro Oda ini terus memikat pembaca dengan Arc Elbaph yang meningkatkan ekspektasi tentang kelanjutan cerita....
【Properti】
Baca SelengkapnyaDewi Perssik Siapkan 2 Sapi, Syukur Rezeki Stabil
PropertiRaffi Ahmad telah membeli hewan kurban untuk Iduladha 2024. Suami Nagita Slavina itu mengaku sudah menyiapkan sapi seberat 1,2 ton untuk dua lokasi di Jakarta....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Serial Every Year After Tayang 10 Juni 2026 Adaptasi Novel
- Virgoun Minta Starla Jenguk Adik, Sampaikan Pesan ke Inara
- Kamelia Fokus Keadilan Ammar Zoni, Tunda Rencana Nikah
- Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
- Eza Gionino Akui Nasib Rumah Tangganya Menggantung
Artikel Terbaru
Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
Jennifer Coppen Sebut Justin Hubner Mirip Mendiang Dali Wassink
Audrey Bianca Stop Nasi Putih Demi Miss World 2026
Bang Madit Islam KTP Target Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
Fiersa Besari Cuma Minta Snack dan Buah untuk Rider Konser
Tautan Sahabat
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus