Lokasi: Gaya Hidup >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Gaya Hidup214 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kc05533er.html
Artikel Terkait
Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Gaya HidupLagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....
Baca SelengkapnyaPendeta Abraham: Kenaikan Yesus Bukan Sekadar Seremoni
Gaya HidupPendeta Abraham Ruben Persang, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Jakarta, memimpin langsung prosesi ibadah di ruang ibadah utama gereja pada pukul 10. 00 WIB dalam perayaan Hari Kenaikan Yesus ke Surga, Kamis (14/5/2026)....
Baca SelengkapnyaPengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Gaya HidupSebanyak 27. 630 pengunjung memadati Taman Impian Jaya Ancol pada pukul 13....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Kapolda Metro Perintahkan Tindak Tegas Pelaku Kejahatan Jalanan
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
- Long Weekend, Monas Magnet Warga untuk Piknik dan Edukasi
- Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
- Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
Artikel Terbaru
Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
Memilah Sampah Berat, Zulhas Sebut Bisa Jadi Listrik
Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
Polisi Tangkap Pelaku Curi Paket di Cilincing, Satu Buron
Vinyl Bangkitkan Kembali Kenikmatan Musik di Era Digital
Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
Tautan Sahabat
- Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Minyakita Lenyap dari Pasar Minggu, Pedagang Lebih Baik Tutup
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Penguatan Konektivitas Dagang Indonesia-ASEAN-China
- Jasa Raharja Libatkan Driver Online Percepat Lapor Laka
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- BRILink Toko Tika Jadi Jembatan Finansial Buruh Pabrik
- Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun