Lokasi: Kuliner >>
50 Kunci Jawaban Soal PKN Kelas 5 Semester 2
Kuliner885 Dilihat
RingkasanUjian ini diselenggarakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama satu semester. Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan tersebut adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-ujian-2.jpg)
Ujian ini diselenggarakan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari selama satu semester. Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan tersebut adalah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).
1. Pada saat sidang BPUPKI berlangsung, para tokoh bangsa mengemukakan berbagai usulan mengenai dasar negara Indonesia yang akan merdeka. Salah satu tokoh yang menyampaikan rumusan dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945 adalah Ir. Soekarno. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan lima dasar yang kemudian dikenal dengan istilah Pancasila. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa para pendiri bangsa memiliki semangat persatuan dalam merumuskan dasar negara. Berdasarkan peristiwa tersebut, makna penting lahirnya Pancasila bagi bangsa Indonesia adalah sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang mempersatukan seluruh elemen masyarakat.
2. Dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, Rina selalu menghormati teman-temannya yang berbeda agama. Ketika temannya sedang beribadah, Rina tidak mengganggu dan bahkan membantu menjaga ketenangan kelas. Sikap Rina tersebut mencerminkan pengamalan sila Pancasila yang berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa".
3. Saat pemilihan ketua kelas, seluruh siswa diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan memilih calon ketua kelas secara adil. Guru meminta agar semua siswa menghargai hasil keputusan bersama meskipun calon pilihannya tidak terpilih. Sikap tersebut menunjukkan penerapan nilai Pancasila terutama sila ke-4 yang berbunyi "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan".
4. Pada masa perumusan dasar negara, para tokoh bangsa berasal dari berbagai daerah dan memiliki pendapat yang berbeda-beda. Namun, mereka tetap mengutamakan persatuan demi tercapainya cita-cita bangsa Indonesia merdeka. Sikap para tokoh tersebut dapat diteladani dengan cara mengedepankan musyawarah dan toleransi dalam perbedaan pendapat di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
5. Di lingkungan rumah, Andi selalu membantu ibunya membersihkan halaman tanpa harus disuruh. Ia juga membagi tugas dengan kakaknya agar pekerjaan cepat selesai. Perilaku Andi tersebut mencerminkan pengamalan sila Pancasila yang berbunyi "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab".
6. Setelah Pancasila disahkan sebagai dasar negara, seluruh rakyat Indonesia memiliki pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, setiap warga negara harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sikap yang sesuai dengan sila kedua Pancasila adalah menolong sesama yang kesusahan tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau status sosial.
7. Dalam kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, seluruh siswa bekerja sama agar lingkungan menjadi bersih dan nyaman. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa persatuan dan kerja sama sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Nilai yang paling tepat sesuai dengan kegiatan tersebut adalah "Persatuan Indonesia" yang merupakan sila ke-3Pancasila.
8. Salah satu hasil penting sidang PPKI adalah mengesahkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Dengan adanya dasar negara, bangsa Indonesia memiliki arah dan tujuan dalam kehidupan bernegara. Pernyataan yang menunjukkan fungsi Panc
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/k4cs012sm.html
Sebelumnya: Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
Berikutnya: Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Artikel Terkait
Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
KulinerDave Jones, seorang insinyur, memperingatkan pengguna Gmail bahwa akun mereka secara otomatis diikutsertakan untuk mengizinkan Google mengakses pesan pribadi dan lampiran guna melatih model AI. "Pesan penting untuk semua pengguna Gmail....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing
KulinerMesin mobil tiba-tiba mengalami overheat di tengah kemacetan panjang bisa menjadi mimpi buruk bagi pengendara. Ardy Alam, CEO PT Digital Otomotif Indonesia (Garasi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaToyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
KulinerErnando menilai insentif kendaraan listrik merupakan langkah positif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat dihubungi Tribunnews....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Gregoria Mariska Belum Pensiun, Penyelamat Badminton Olimpiade
- BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
- Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
- Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Pertemuan Ekraf dengan Aktor Tokyo Drift Gaet Pasar Global
Artikel Terbaru
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Kecelakaan SUV Mengintai, Pilih Ban yang Tepat Demi Keselamatan
Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
Omo X Suspensi Double Wishbone Nyaman di Jalan Rusak
10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
Wuling Serah Terima 25 Unit SUV Eksion Pertama, SPK Tembus 1.000
Tautan Sahabat
- Trump Spam 20 Konten AI Serang Musuh Termasuk Iran
- Drone Hizbullah Hambat 70 Persen Serangan Israel di Lebanon
- Petani Tiongkok Stroke saat Berjualan, Warga Borong 4 Ton Apel
- AS dan Israel Siap Hujani Iran dengan Serangan Mematikan
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
- Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
- Aturan Baru Cina Cegah Perusahaan Barat Lepas Ketergantungan
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?