Lokasi: Kuliner >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Kuliner365 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu

    Kuliner

    Lagu Lama Tak Bermalam Minggu berhasil menangkap perasaan rindu dan harapan yang dialami banyak orang saat ini. Stevan Pasaribu, penyanyi dan musisi berbakat asal Indonesia yang namanya melejit setelah merilis lagu hits Belum Siap Kehilangan, kembali merilis karya baru....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Malaysia Masters 2026: 7 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

    Kuliner

    Pertandingan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (20/5/2026), ditutup dengan kemenangan pasangan ganda campuran Amri/Nita yang sekaligus menjadi penutup perjuangan wakil Indonesia di babak 32 besar. Sebelumnya, sejumlah wakil Merah Putih telah lebih dulu memastikan tiket ke babak 16 besar....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya
  • Joan Mir Ikuti Jejak Bagnaia dan Marini Usai Gagal Podium

    Kuliner

    Joan Mir kehilangan podium MotoGP Thailand 2024 bukan karena disalip rival di tikungan terakhir, melainkan akibat dijegal regulasi tekanan ban Michelin yang dinilainya sangat kaku dan tidak masuk akal. Di tengah kekacauan, Mir sebenarnya tampil kesetanan dengan sukses menyentuh garis finis di posisi kedua, tepat di belakang pembalap Italia Fabio Di Giannantonio yang menyegel P1, serta Fermin Aldeguer yang melengkapi tangga podium....

    Kuliner

    Baca Selengkapnya