Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Teknologi13519 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jh2fvoy4p.html
Artikel Terkait
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
TeknologiEA Sports memberikan hadiah berupa gems dan rank up bagi para manajer virtual yang ingin membangun tim impian tanpa harus top-up. Pemain harus segera mengklaim kode redeem melalui situs resmi EA di redeem....
Baca SelengkapnyaKebakaran Mal Manado, Satu Korban Tewas Terjebak
TeknologiPricilia Tamawiwy meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang terjadi di sebuah gedung. Empat orang lainnya berhasil selamat tanpa mengalami luka bakar....
Baca SelengkapnyaYohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
TeknologiSeorang Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) berinisial AKP Yohanes ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan II di Kalimantan Timur (Kaltim). Ia diduga mengedarkan barang haram tersebut dengan harga Rp4,5 juta hingga Rp5 juta per botol....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wallpaper 3D iOS 26: Begini Cara Pakainya
- Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
- Sosiolog Ungkap Motif Ekonomi Manusia Silver Todong Pisau
- Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
- Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
- Anggota DPRD Jember Merokok Saat Rapat Disidang Gerindra
Artikel Terbaru
Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
Yohanes 3 Kali Peralat Anggota Ambil Paket Narkoba
Sultanah Hadie, Wakil Ketua DPRD Morowali Pendobrak Stigma
Prakiraan Cuaca Papua: Jayapura Hujan, Waropen Cerah
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Klasemen Terbaru
Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
Tautan Sahabat
- Minyak Iran Rp 900 Miliar Laku di BPA Fair
- Bank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
- Grab Hentikan Program Langganan Akses Hemat Mitra GrabBike
- Bank Raya Gelar RUPST 2026, Saham Setujui Agenda Strategis
- Sengketa Hotel Sultan: Ada Kepentingan Ambil Alih Bisnis
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
- Bank BCA, BNI, Mandiri Libur Kenaikan Yesus Kristus 2026
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Rupiah Terancam Rp17.600, BI Diminta Jaga Kepercayaan Investor