Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Pendidikan3 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jbprjkoiv.html
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
PendidikanMegawati Hangestri Pertiwi santer dikaitkan dengan Hyundai Hillstate setelah sukses membela Red Sparks selama dua musim di Liga Voli Korea Selatan. Pemain voli putri Indonesia berusia 26 tahun itu memutuskan pulang ke tanah air setelah mengantar Red Sparks ke final pada musim 2024/2025....
Baca SelengkapnyaBaterai Maju Tapi Konsumsi Daya Masih Boros
PendidikanTeknologi pengisian daya atau charging berkembang sangat pesat pada tahun 2026, di mana fast charging kini semakin cepat, wireless charging makin stabil, dan kapasitas baterai meningkat signifikan. Dalam laporan yang dipublikasikan pada 14 Mei 2026, CNET mengungkap bahwa persoalan utama bukan lagi pada kecepatan semata, melainkan faktor lain yang memengaruhi performa pengisian daya secara keseluruhan....
Baca SelengkapnyaGoogle Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
PendidikanGoogle merilis perangkat fitness tracker terbaru dengan desain sederhana namun menyembunyikan sejumlah fitur tersembunyi yang baru terasa saat digunakan langsung di pergelangan tangan. Laporan dari 9to5Google pada 10 Mei 2026 mengungkapkan bahwa seluruh komponen utama perangkat ini bukan pertama kali digunakan pada beberapa fitness tracker sebelumnya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Arrowhead Stadium Disulap FIFA untuk Piala Dunia 2026
- iPhone Ultra Foldable Hanya Dua Warna Siap Meluncur
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Drawing Singapore Open 2026: Jojo, Fajar/Rian, Tiwi/Fadia Bertanding
- Instagram Rombak Tampilan Aplikasi iPad Mirip iPhone
Artikel Terbaru
AS Percepat Persiapan Jaringan 6G untuk Masa Depan
Wamena Resmi Operasi, Kapasitas Internet Tembus 40 Gbps
Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
Kunci Gitar Say No Tasya Viral TikTok Besar Kepala
LG Rilis Mesin Cuci AI 20 Kg, Tipe WashTower dan Top Loading
Tautan Sahabat
- Kemenkes Peringatkan Demam Usai Bepergian dari Afrika
- Kakorlantas: Arus Libur Panjang Lancar, Kecelakaan Minim
- Tujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
- Kopda Feri Dituntut 10 Tahun dan Dipecat
- Cak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- TAUD Laporkan Majelis Hakim Kasus Andrie Yunus
- Prabowo Kaget Verrel Bramasta Ternyata Keturunan Bali
- Gelombang Demo Agustus: Jejak Delegitimasi Media dan NGO