Lokasi: Hiburan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Hiburan6 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jbdqlxpmn.html
Artikel Terkait
Sarwendah Sindir Isu Pesugihan Gunung Kawi di Media Sosial
HiburanSarwendah menyoroti bagaimana namanya terus-menerus dijadikan clickbait oleh pihak tertentu, sekaligus menanggapi isu miring terkait tudingan pesugihan yang sempat menghebohkan publik. Dalam unggahan pertamanya, ibu tiga anak ini tampak pasrah dengan eksploitasi namanya yang tak kunjung berhenti....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca Mataraman 23 Mei 2026: Udara Kabur
HiburanKabut tipis menyelimuti Lumajang pada hari ini, menyebabkan jarak pandang sedikit menurun akibat partikel halus seperti debu, asap, atau polusi di udara. Kondisi ini membuat langit tampak keabu-abuan dan objek di kejauhan terlihat samar, meski tidak sepekat kabut tebal....
【Hiburan】
Baca SelengkapnyaAyah di Klaten Cabuli Anak Kandung, Catatan Harian Jadi Bukti
HiburanAK (42), seorang pendidik agama sekaligus ayah kandung korban, ditahan sejak Rabu (13/5/2026) atas kasus pencabulan terhadap kedua anaknya sendiri. Penyidik menetapkan AK sebagai tersangka setelah memeriksa sejumlah saksi dan langsung menjemput serta memproses pelaku....
【Hiburan】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
- Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
- Ikan Pelestarian Wonogiri Ludes Ditangkap Warga
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
Artikel Terbaru
Amanda Manopo Caesar, Kenny Austin: Turuti Saja Keputusannya
KWT Srikandi Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Urban Farming
2 Ibu Hamil Ditandu 4 Jam ke RS Akibat Jalan Rusak Polman
Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
Prakiraan Cuaca Madura 21 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera
- Dewan Pertahanan Nasional Dikhawatirkan Tumpang Tindih Kewenangan
- Revisi UU Pemilu 2029 Tak Bisa Ditunda Lagi
- KPK Siapkan Strategi Usut Kode SGD213 Ribu ke Bea Cukai
- Anggota BPH Migas Diduga Calo Perusahaan saat ke Brunei Tanpa Izin
- Harta Nadiem Tak Wajar, Jaksa Tuntut Uang Pengganti
- Kadin Dukung Gerakan Nasional Perlindungan PMI Menyeluruh
- Jokowi Diminta PSI Umumkan Keluar dari PDIP
- Pimpinan Komisi I Minta Pemulangan Relawan Gaza Dikawal
- 5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR