Lokasi: Teknologi >>

Pendaftaran SM Fast Track UNNES Dibuka 1 Juni 2026

Teknologi73192 Dilihat

RingkasanProgram percepatan studi ini menjadi salah satu jalur yang memungkinkan mahasiswa sarjana melanjutkan ke jenjang magister lebih cepat melalui sistem terintegrasi. Pendaftaran dilakukan secara online mulai 1 Juni - 4 Agustus 2026 pukul 15....

Pendaftaran SM Fast Track UNNES Dibuka 1 Juni 2026

Program percepatan studi ini menjadi salah satu jalur yang memungkinkan mahasiswa sarjana melanjutkan ke jenjang magister lebih cepat melalui sistem terintegrasi. Pendaftaran dilakukan secara online mulai 1 Juni - 4 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB melalui laman resmi Selengkapnya. Berikut informasi terkait persyaratan, biaya, tata cara, hingga jadwal.

Untuk dapat mengikuti program ini, calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan berikut. Persyaratan tersebut mencakup dokumen akademik, seperti transkrip nilai dan surat rekomendasi, serta persyaratan administratif lainnya yang diumumkan secara resmi.

Calon peserta juga perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran yang ketat, yaitu hingga 4 Agustus 2026. Informasi lebih lanjut mengenai biaya dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi yang telah disediakan oleh penyelenggara program.

Tags:

Artikel Terkait

  • BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026

    Teknologi

    Pemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • PTUN Jakarta Tolak Gugatan Ali Wongso, Misbakhun Ucap Syukur

    Teknologi

    PTUN Jakarta menolak gugatan terhadap kepengurusan Depinas dan mempertegas legalitasnya. Putusan tersebut dibacakan secara elektronik pada Selasa (19/5/2026) dan ditulis oleh Ni Nyoman Vidiayu Purbasari, SH....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya
  • Menlu Kecam Tentara Israel Paksa 9 WNI Sujud Tangan Terikat

    Teknologi

    Menteri Luar Negeri RI menyampaikan kecaman keras atas tindakan intimidasi dan degradasi kemanusiaan terhadap warga sipil yang menjalankan misi bantuan, yang dinilai telah mencederai konvensi internasional di wilayah konflik. "Pemerintah Indonesia sekali lagi menegaskan kecamannya atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan, tindakan yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang tidak dapat ditoleransi," ujar Menlu....

    Teknologi

    Baca Selengkapnya