Lokasi: Berita >>
Kemenag Buka Jalur Akselerasi BIB 2026 S2-S3
Berita524 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BIB-Kemenag-2026-Buka-Jalur-Akselerasi.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Program Magister Langsung Doktor (PMLD) sebagai terobosan baru yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan magister hingga doktor dalam satu jalur studi terintegrasi. Program tersebut pertama kali dibuka pada tahun 2026 sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi alumni pendidikan keagamaan di Indonesia. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag, Ruchman Basori, mengatakan skema ini dirancang untuk mempercepat lahirnya akademisi unggul dari lingkungan pendidikan keagamaan.
"Melalui program ini, peserta cukup mengikuti satu kali seleksi untuk memperoleh akses studi magister yang terintegrasi langsung dengan program doktor," ujar Ruchman. Dalam skema PMLD, peserta yang lolos seleksi tidak perlu kembali mendaftar untuk jenjang doktor karena jalur pendidikan telah tersambung secara otomatis hingga tingkat S3 di kampus tujuan. Peserta akan menjalani masa studi total selama 4,5 tahun, terdiri atas 18 bulan pendidikan magister dan 36 bulan pendidikan doktor.
Menurut Ruchman, program ini diperuntukkan bagi lulusan baru pendidikan keagamaan dengan usia maksimal 25 tahun agar dapat melanjutkan studi tanpa jeda akademik. "Jadi peserta tidak perlu mendaftar ulang untuk jenjang berikutnya. Setelah diterima di program ini, jalur studi sudah tersambung hingga doktor di kampus tujuan yang dipilih," jelasnya. Ruchman menilai model akselerasi tersebut mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia keagamaan, khususnya dalam mencetak akademisi, peneliti, dan pemimpin intelektual di bidang studi Islam.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ixm0ulol3.html
Artikel Terkait
Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
BeritaKonflik ini berakar dari ketegangan yang telah berlangsung sejak aneksasi Krimea pada 2014 dan perang di wilayah Donbas yang melibatkan kelompok separatis pro-Rusia. Amerika Serikat bersama negara-negara Barat terus menekan, dan hingga kini perang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir karena Uni Eropa menjatuhkan sanksi kepada 16 pejabat yang dituduh membantu deportasi paksa anak-anak....
【Berita】
Baca SelengkapnyaGol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
BeritaPSM Makassar berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Persib Bandung dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Satu-satunya gol kemenangan pasukan Bernardo Tavares dicetak oleh Yuran Fernandes melalui sundulan kepala pada menit ke-54....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPortugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
BeritaSebanyak 27 nama pemain dipanggil untuk memperkuat skuad Timnas Portugal dengan kombinasi menarik antara generasi emas yang mulai matang dan sosok veteran legendaris Cristiano Ronaldo. Di usia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi pemimpin utama dari tim berjuluk Selecao das Quinas yang dianggap sebagai salah satu skuad paling lengkap di turnamen....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
- Laga Persis vs Persita Tanpa Penonton, Degradasi Ditentukan
- Duo Mbappe-Vinicius Dibela Arbeloa usai Kritik Tajam
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Javier Aguirre Latih Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Iran Ancam Buka Front Baru Jika AS Lanjutkan Perang
- Kapal Perang Termahal AS Tinggalkan Konflik Iran
- Pemimpin Al-Qassam Tewas, Negosiasi Gaza Terancam Gagal
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- PM Greenland Tegaskan Wilayahnya Tak Akan Dijual ke AS
- Iran Ingin Upayakan Perdamaian, Termasuk Lebanon
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI