Lokasi: Berita >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Berita833 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/iqfvdduia.html
Artikel Terkait
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
BeritaPresiden Amerika Serikat Donald Trump menolak tanggapan Iran atas proposal negosiasi nuklir yang disampaikan melalui mediator Pakistan. Penolakan itu terjadi setelah Trump melakukan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTujuh Komoditas Strategis Tak Perlu Impor, Ketahanan Pangan Kuat
BeritaPemerintah menegaskan penilaian ketahanan pangan tidak bisa hanya didasarkan pada komoditas seperti gandum yang secara agroklimatologis belum optimal diproduksi di dalam negeri. Kebijakan swasembada pangan tetap berjalan melalui penguatan produksi domestik, peningkatan cadangan pangan nasional, serta percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 14 Tahun 2025....
【Berita】
Baca SelengkapnyaInsentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
BeritaMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti memaparkan sejumlah kebijakan baru, termasuk kenaikan tunjangan bagi guru non-ASN pada tahun 2025. Pemerintah terus mendorong pelaksanaan pendidikan bermutu untuk semua melalui berbagai terobosan dan inovasi kebijakan....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- 7 Teks Amanat Harkitnas 2026 Inspiratif Penuh Makna
- Firasat Ibu Sebelum Andi Angga Ditangkap Tentara Israel
- Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Kapal GSF Hilang
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- BNI-PBSI Dorong Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
- Putin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Permaisuri Masako Terpikat Orangutan Kalimantan di Jepang
- Putin Temui Xi Jinping Bahas Kerja Sama Strategis
- Pasukan Israel Tangkap Sembilan WNI di Kapal Flotilla Gaza
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Iran-China Perkuat Koordinasi Politik di Tengah Dinamika AS
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- IRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China