Lokasi: Kesehatan >>
Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Kesehatan5346 Dilihat
RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-di-kampus-unpad-jatinangor-sumedang-kamis-2632020.jpg)
Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.
Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.
Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/iougadfvb.html
Artikel Terkait
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
KesehatanSpotify mengganti logo hijau datar klasiknya dengan desain bola disko fotorealistis untuk merayakan ulang tahun ke-20 perusahaan pada 17 Mei 2026. Perubahan ikon tersebut justru memicu banyak kontroversi di media sosial setelah akun Pop Crave memperlihatkan logo baru yang mengejutkan banyak pengguna....
Baca SelengkapnyaRini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
KesehatanSeorang perempuan bernama Hartinah (50) tampak cekatan mengiris bawang merah satu per satu menjadi halus siap digoreng di usaha milik Sulistyo Rini (37) yang berlokasi di Dusun III, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol. Meski mata terasa perih, Hartinah tetap bertahan menunjukkan ketangguhan perempuan yang memilih tetap berdaya di usia senja....
Baca SelengkapnyaPertamina Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg saat Libur Panjang
KesehatanPertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kg secara bertahap di berbagai wilayah dengan mempertimbangkan tren konsumsi dan kebutuhan masyarakat selama masa libur panjang. Langkah ini merupakan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan dan keandalan pasokan energi, khususnya LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Purbaya: Harga Minyak Sulit Turun, Pemerintah Beri Insentif EV
- Libur Panjang, Arus Ferry Merak-Bakauheni Padat
- Google Perluas Fitur Mirip AirDrop ke OPPO, Xiaomi
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Usia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
Curacao Tunjuk Dick Advocaat 30 Hari Jelang Piala Dunia 2026
Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
Tautan Sahabat
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak