Lokasi: Gaya Hidup >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Gaya Hidup622 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/into77te5.html
Artikel Terkait
Wagub Babel Hellyana Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Hotel
Gaya HidupMajelis hakim Pengadilan Negeri (PN) menjatuhkan vonis 4 bulan penjara kepada terdakwa dan memerintahkan penahanan segera. Ketua majelis hakim menyatakan terdakwa "terbukti secara sah melakukan tindak pidana" saat membacakan putusan....
Baca SelengkapnyaPencuri Bersenjata Api Dibekuk Setelah 6 Kali Beraksi
Gaya HidupDua pelaku pencurian berinisial JF dan AS ditembak di bagian kaki setelah diduga melawan petugas saat pengembangan kasus di wilayah Jakarta Timur dan Bekasi. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengungkapkan kedua tersangka diamankan berdasarkan penyelidikan terhadap rekaman video pencurian yang sempat viral di media sosial....
Baca SelengkapnyaPolda Metro Tangkap Penadah Ribuan Motor Selundupan
Gaya HidupPolisi mengamankan 1. 494 unit sepeda motor dari dua merek besar di sebuah gudang di Jalan Kemandoran 8 Nomor 6, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Calvin Dores Jual Mata demi Masa Depan Anak
- Polisi Gadungan Bersenpi Rampas Motor di Jakut
- AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
- Polisi Pastikan Selebgram AWS Bukan Korban Begal
- Nico Paz, Wonderkid Argentina yang Bersinar di Piala Dunia 2026
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
Artikel Terbaru
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
Polisi Usut Model Diduga Dibegal Usai Pemotretan
Laga Persija vs Persib, TNI-Polri Patroli 13 Titik Nobar
Ahmad Bahar Murka Anak Disandera GRIB Jaya
Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
BKN Diminta Segera Terbitkan Surat Pengukuhan Sekda Tangsel
Tautan Sahabat
- Korporasi Tersangka di Pelalawan, Tak Ada Pihak Kebal Hukum
- Pelaku Penyekapan Mahasiswi Nunukan Ditembak Polisi
- Rumah Bersejarah dr Sardjito di Yogya Dilego ke Pengembang
- Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Rico Waas Lapor Mendagri Berobat ke Luar Negeri Tanpa APBD
- Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
- Sertu MD Buronan Pencabulan Anak SD Ditangkap Saat Lari ke Hutan
- Pertumbuhan Sekolah Tak Seimbang dengan Kualitas Berpikir