Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita4676 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ijtexk2kd.html
Artikel Terkait
Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
BeritaPara tamu undangan langsung tertawa mendengar candaan Presiden Prabowo Subianto soal nama yang mirip dengan partainya. "Halindra, Gerindra, nama yang mirip....
【Berita】
Baca SelengkapnyaTrump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
BeritaEmir Trump menunda operasi militer terhadap Iran setelah menerima permintaan langsung dari para pemimpin negara Teluk. Penundaan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap keyakinan para pemimpin Teluk bahwa masih ada peluang untuk menyelesaikan ketegangan melalui jalur negosiasi....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPutin Segera Kunjungi China Setelah Trump
BeritaKementerian Luar Negeri mengonfirmasi kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Beijing dengan agenda pembahasan yang berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, energi, hingga investasi antara kedua negara. Kunjungan Putin ke Beijing menjadi perhatian internasional karena berlangsung tak lama setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump, yang disebut sebagai kunjungan presiden AS pertama ke Beijing dalam hampir satu dekade terakhir....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Stevan Pasaribu Curhat Kesepian Lewat Lagu Lama
- Israel Hentikan Relawan Sumud Flotilla, Netanyahu Pantau dari Tel Aviv
- Putin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
- Kebakaran Hutan Landa Afrika-Asia, El Nino Perparah Bencana
- Casemiro Bisa Bertahan Lebih Lama di MU Jika Carrick Datang Lebih Awal
- Mojtaba Khamenei Luka Gores Telinga, Bantah Rumor Kaki Palsu
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
Wuling Eksion Mulai Diniagakan di India dengan Nama Starlight 560
Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
Tautan Sahabat
- Ketua Komisi XI DPR Desak BI Stabilkan Rupiah Segera
- Ibu-Ibu Depok Mandiri Finansial Berkat KUR BRI
- Medela Potentia Bagikan Dividen Rp176 Miliar di RUPST
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka
- Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
- Alfamart dan Kemendikdasmen Perkuat Mutu Guru SMK Mitra
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Purbaya Siap Jalankan Arahan Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai
- KSP Dudung Ungkap Maksud Prabowo Soal Dolar Desa
- Indonesia Puncaki Indeks Kesejahteraan Global, Kadin: Acuan Ekonomi Dunia