Lokasi: Kesehatan >>
Fenomena Menguap Menular: Ini Penjelasan Ilmiahnya
Kesehatan3292 Dilihat
RingkasanFenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak, respons sosial, dan kemampuan empati manusia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ernah-tiba-tiba-menguap-setelah-melihat-teman-di-sebelah.jpg)
Fenomena menguap menular ternyata tidak sesederhana yang dibayangkan banyak orang. Para peneliti menemukan bahwa respons tubuh yang ikut menguap setelah melihat orang lain menguap berkaitan erat dengan cara kerja otak,respons sosial, dan kemampuan empati manusia. Ilmuwan hingga kini masih terus meneliti alasan pasti mengapa tubuh manusia seolah "meniru" respons sederhana ini secara tidak sadar.
Menurut para peneliti yang diwawancarai PBS NewsHour, saat tubuh lelah, kadar karbon dioksida dapat meningkat dan memicu sinyal tertentu di otak yang mendorong seseorang untuk menguap. Fenomena ini diduga berkaitan dengan mekanisme bernama social mirroring, yaitu kecenderungan otak untuk meniru tindakan orang lain secara tidak sadar. Respons serupa juga terjadi saat seseorang ikut tertawa, ikut menggaruk, atau otomatis tersenyum setelah melihat orang lain melakukannya. Dalam penelitian yang dikutip Psychology Today, sekitar 40 persen hingga 60 persen orang cenderung mengalami contagious yawning setelah melihat, mendengar, atau bahkan hanya memikirkan orang lain yang sedang menguap.
Temuan tersebut melahirkan teori bahwa contagious yawning mungkin berkaitan dengan empati, yaitu kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain. Secara sederhana, otak bisa saja sedang membangun respons sosial tanpa kita sadari. Penelitian lain juga menemukan bahwa anak-anak umumnya baru mulai menunjukkan respons menguap menular pada usia tertentu. Meski begitu, temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa tindakan sesederhana menguap memiliki kaitan kompleks dengan mekanisme otak dan hubungan sosial manusia.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ih60peeqe.html
Artikel Terkait
Arsenal Juara Liga Inggris, Man City Tertahan di Bournemouth
KesehatanManchester City harus puas finis di urutan kedua klasemen Liga Inggris setelah hasil imbang tipis 0-1 membuat perjalanan poin Erling Haaland dkk terhenti. Jika Man City menang pada laga akhir pekan ini melawan Aston Villa, poin maksimal skuad asuhan Pep Guardiola hanya mencapai 81 poin dan tak akan bisa mengejar puncak klasemen....
Baca SelengkapnyaTimnas Voli Putri Uji Coba Lawan Korea Tanpa Megawati
KesehatanFederasi Bola Voli Korea (KOVO) telah mengonfirmasi agenda laga uji coba antara Timnas voli putri Indonesia melawan Timnas voli putri Korea Selatan. Sementara itu, Timnas voli putra Korea Selatan dijadwalkan menghadapi Brasil dalam pertandingan uji coba terpisah....
Baca SelengkapnyaBardia Saadat Cedera, Bela Jakarta Bhayangkara Batal
KesehatanPemain andalan Bhayangkara Presisi, Sadat, dipastikan absen membela timnya di ajang AVC Champions League 2026. Kepastian absennya Sadat diketahui dari unggahan akun Instagram pribadinya....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
Jojo dan Ubed Jadi Harapan Indonesia di Malaysia Masters
Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
KORMI Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
Pertemuan Dua Raja di 32 Besar Thailand Open 2026
Tautan Sahabat
- Aktivis Sulsel Ditangkap Israel, Buang Ponsel ke Laut
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar Kamis Hujan Ringan
- Warga Banjar Bacok Ayah dan Tetangga, 1 Tewas
- Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Sungai, 220 Kg Ikan Ditangkap
- Polda Jambi Musnahkan Sabu 20 Kg dan Ekstasi Rp 26 Miliar
- Prakiraan BMKG: Hujan Guyur 10 Distrik di Sorong Hari Ini
- Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
- KKP Sespimmen Polri Bahas Strategi Kepemimpinan Global di Mataram
- Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
- Prakiraan Cuaca Bali: Besakih Hujan Petir, 8 Wilayah Waspada