Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Pendidikan62 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/i3te23tbs.html
Sebelumnya: Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
Berikutnya: 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Artikel Terkait
Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
PendidikanBorneo FC sukses menahan imbang tuan rumah Persib Bandung dengan skor 2-2 dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (20/4) malam. Tim tuan rumah unggul lebih dulu pada menit ke-21 lewat gol Teppei Yachida dan bertahan hingga jeda turun minum....
Baca SelengkapnyaGooglebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
PendidikanGooglebook hadir sebagai evolusi baru setelah era Chromebook yang diperkenalkan lebih dari 15 tahun lalu. Dengan kombinasi tersebut, pengguna dapat menjalankan aplikasi Android dari Magic Pointer, cukup dengan menggoyangkan kursor untuk memunculkan bantuan AI Gemini secara langsung di layar....
Baca SelengkapnyaKode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
PendidikanFC Points, Gems, paket pemain eksklusif, stamina tambahan, hingga item langka tersedia sebagai hadiah yang membuat permainan semakin seru dan membantu pemain bersaing lebih kompetitif saat menghadapi lawan di mode ranked maupun event khusus. Pemain hanya perlu login ke akun game masing-masing, lalu membuka menu pengaturan atau bagian khusus redeem code yang tersedia di dalam permainan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Instagram Rilis Fitur Instants, Mirip Snapchat
- Google Bantah Latih Gemini Pakai Email Gmail
- Apple Hadirkan Iklan di Apple Maps, Privasi Tetap Terjaga
- Mahfud MD Dapat Jersey Timnas Spesial di Ultah ke-69
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
Artikel Terbaru
Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
WhatsApp Plus Kini Tersedia di iPhone, Mulai Rp14 Ribuan
Eksperimen AI Kafe Swedia Berantakan, Salah Stok Rugi
Rashford Kerasan di Barcelona, Ogah Pulang ke MU
Garmin Luncurkan Forerunner 70 dan 170, Ini Harganya
Tautan Sahabat
- Rini Bawa Bawang Goreng Desa Tembus Pasar Global
- Indonesia-Belarus Perkuat Hubungan Ekonomi dan Perdagangan
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Okupansi Perkantoran Segitiga Emas Jakarta Tembus 72 Persen
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.769.000 per Gram
- Menkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
- Telkom Solution Perkuat Transformasi Digital BUMN dengan AI
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen