Lokasi: Hikmah >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Hikmah745 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/i2dialqhy.html
Artikel Terkait
Ibu Harry Maguire Murka Anaknya Dicoret dari Timnas Inggris
HikmahHarry Maguire menyatakan kekecewaan mendalam setelah tidak masuk skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pemain berusia 33 tahun yang telah mencatatkan 66 penampilan untuk negaranya dan bermain di Piala Dunia 2018, 2022, serta Euro 2020 itu mengungkapkan perasaannya melalui Instagram sehari sebelumnya....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPutin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
HikmahPresiden Rusia Vladimir Putin bertolak menuju Beijing pada Selasa (19/05) untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping. Penasihat kebijakan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, menyatakan kedua kepala negara tersebut dijadwalkan menjalani agenda yang cukup padat....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaPemerintah Meksiko Batalkan Ubah Kalender Sekolah Saat Piala Dunia
HikmahMenteri Pendidikan Meksiko, Mario Delgado, memutuskan untuk tidak memajukan jadwal kelulusan sekolah meskipun Piala Dunia 2026 akan segera digelar. Keputusan yang diumumkan pada Senin (11/5/2026) waktu setempat ini diambil setelah usulan pemajuan jadwal kelulusan demi menyambut gelaran Piala Dunia menuai gelombang protes dari kalangan orang tua murid....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lita Gading Kekeh Tak Bersalah Usai Diperiksa Ahmad Dhani
- Putin dan Xi Jinping Bertemu di Beijing
- Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah sebagai Agen China
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun
- Visa Tokutei Ginou Jepang Diprediksi Penuh 2027
Artikel Terbaru
Ramalan Weton Kamis Pon 21 Mei 2026: Rezeki dan Jodoh
Penahanan Jurnalis Slamet Ariyadi oleh Israel Ancam Kebebasan Pers
Israel Darurat Kekurangan 12.000 Tentara, Perwira Senior Angkat Bicara
Iran Ancam Tutup Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor
Chord Laut Kidul Denny Caknan Viral TikTok Mudun Srengenge
DPR Filipina Makzulkan Wapres Sara Duterte, Terancam Diskualifikasi
Tautan Sahabat
- Manchester City Siap Lepas Pep Guardiola Akhir Musim
- Kronologi Neuer Kembali ke Timnas Jerman Panggilan Nagelsmann
- Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
- Persib Wajib Waspada, Persijap Siap Rusak Pesta Juara
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
- Anggota DPR Bantah Garudayaksa FC Promosi karena Prabowo
- Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
- Lewandowski Rival Ronaldo, Al Hilal Siapkan Gaji Rp1,8 Triliun
- Persaingan Degradasi Liga Spanyol Makin Panas, Sevilla Terancam