Lokasi: Kuliner >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Kuliner13762 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/i24cale0u.html
Sebelumnya: Deus Touring Bali Satukan Ide Kreatif Berserakan
Berikutnya: Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
Artikel Terkait
Messidoro Harap Persis Solo Selamat dari Degradasi
KulinerMessidoro menyampaikan pernyataan tersebut seusai laga pekan ke-33 Liga 1. Kemenangan ini membuat Persis Solo mengoleksi 31 poin, memangkas jarak dengan Madura United yang berada di posisi aman dengan 32 poin....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaKunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
KulinerLagu Aku Cinta Kau dan Dia masuk dalam album Ideologi, Sikap, Otak yang dirilis pada tahun 1998. Lirik lagu ini menceritakan tentang seseorang yang terjebak dalam perasaan cinta kepada dua orang sekaligus....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaTerjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
KulinerLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Harga Solar Mahal, Pemilik Fortuner Beralih ke Zenix Hybrid
- Setengah Langit - Idgitaf Ft Dere: Kunci Gitar Bahagia
- Kunci Gitar Senyum dari Matahari Idgitaf Dicintai
- Chord Lagu Senyumlah Andmesh dari C untuk Masalah Hidup
- Insentif EV Baru Jaga Momentum Transisi Kendaraan Listrik
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
Artikel Terbaru
Jokowi Yoga di Solo Jelang Safari Keliling Indonesia Juni
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Kunci Gitar Pelarian Keisya Levronka Mudah Dimainkan
Raim Laode: Bahagialah Kamu dengan Duniamu Chord
Anang Tunda Wisuda Demi Rayakan Kelulusan Bersama Ashanty
Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
Tautan Sahabat
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- BPJS Kesehatan Efisien Rp 6,5 Triliun dari Pencegahan Fraud
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan