Lokasi: Pendidikan >>
SIT Darul Abidin Ajarkan Siswa Kendalikan AI, Bukan Jadi Pengguna
Pendidikan453 Dilihat
RingkasanInternational Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding Kemendikdasmen Yogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sekolah-Islam-Terpadu-SIT-Darul-Abidin-menggelar-International-Scratch-Day-2026.jpg)
International Scratch Day 2026 bertajuk "Scratch in the Age of AI, Igniting Creativity and Problem Solving" sukses digelar di Aula SIT Darul Abidin pada Jumat (22/5/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena, Kepala Dinas Pendidikan Kota, serta jajaran pimpinan sekolah, guru, komite, orang tua murid, dan tamu undangan.
Kepala Litbang SIT Darul AbidinEndah Tri Kusumawati menegaskan komitmen sekolah dalam memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, kemajuan teknologi harus disikapi secara positif dan penuh tanggung jawab. "Kami mendidik anak-anak sesuai zamannya. Melalui program ini, kita ingin anak-anak bukan hanya bertindak sebagai pengguna teknologi, melainkan mampu berperan aktif dalam menciptakan sebuah inovasi," ujar Endah dalam sambutannya.
Apresiasi tinggi datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kota yang mengingatkan pentingnya batasan dalam memanfaatkan teknologi. "Acara ini keren sekali. Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi saat ini. Yang bisa dilakukan adalah membuat pedoman penggunaan AI. Jangan sampai kita percaya sepenuhnya pada AI. Tetap manusia yang harus memegang kendali dan melakukan verifikasi," tegas Wahid. Senada dengan hal tersebut, Pakar Teknis Capaian Pembelajaran Koding KemendikdasmenYogi Anggraena menganalogikan AI seperti dua sisi mata pisau yang membawa dampak positif sekaligus negatif. "Jika digunakan dengan baik, AI akan memberikan manfaat besar bagi aktivitas manusia. Pemerintah sendiri sudah menetapkan keputusan bersama tujuh menteri dan menerbitkan buku saku AI. Jadi, bukan hanya soal cara menggunakannya, tetapi etika yang harus dikedepankan," jelas Yogi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ht95qv2ba.html
Artikel Terkait
Pengacara Bantah Okin Punya Utang ke Rachel Vennya
PendidikanPerseteruan Okin dan Rachel Vennya bermula dari sengketa rumah yang sempat memanas di media sosial. Polemik kepemilikan rumah yang awalnya diperuntukkan bagi anak pertama mereka, Xabiru, menjadi masalah saat keduanya sepakat menjual rumah di Kemang seharga Rp4,1 miliar....
Baca SelengkapnyaTasya Farasya Cerai, Takut Dampak Mental Anak
PendidikanMajelis hakim menyampaikan putusan tersebut secara online melalui e-court. Tasya Farasya mengaku takut anak-anaknya menanggung beban untuk memilih antara ibu dan ayahnya....
Baca SelengkapnyaReview The Mandalorian and Grogu: Aksi Epik Ramah Pemula
PendidikanFilm baru yang menghadirkan petualangan Djin Djarin dan Grogu resmi tayang di bioskop Indonesia pada 20 Mei 2026. Tribunnews....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ustaz Solmed Minta Polisi Usut Pelaku Fitnah Inisial
- Inara Rusli Ungkap Alasan Belum Cabut Laporan Ilegal Akses
- Nikita Mirzani Kejang, Dokter Oky Ungkap Kondisi Sahabat
- Mendikdasmen Abdul Muti Menangis Teringat Film Masa Kecil
- Polisi Ungkap Motif Mantan Sopir Bakar Mobil Istri Kades
- Kapal Jurnalis Indonesia Dicegat Israel, Chiki Fawzi Ceritakan Detik-Detik
Artikel Terbaru
Sandy Walsh Bintang Lapangan, Bawa Buriram United ke Final
Ayu Aulia Dituding Duta Halusinasi Usai Akui Hubungan dengan Pejabat R
Ivan Gunawan Cemburu, Ayu Ting Ting Sindir Kosong Tak Diisi
Richard Lee Tetap Beraktivitas sebagai Tahanan
Film Baru Menguras Air Mata Tayang di Bioskop
Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh