Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Pendidikan499 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hhp3qi1pg.html
Sebelumnya: Kunci Gitar Dere: Aku Ingin Kau Bahagia di Hatimu
Berikutnya: Spotify Sempat Error, Kini Kembali Normal
Artikel Terkait
Trump Angkut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Publik Curiga
PendidikanAmerika Serikat berhasil memindahkan uranium tingkat tinggi dari Indonesia dalam operasi rahasia yang memicu perhatian internasional dan spekulasi di media sosial mengenai kemungkinan pengembangan program nuklir. Tim gabungan dari Kantor Nonproliferasi Nuklir Pertahanan NNSA bersama ilmuwan dan petugas keamanan melaksanakan pemindahan material yang sejak 1999 digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk keperluan riset dan medis....
Baca SelengkapnyaJon Mathias Soroti Etika Krisna Murti sebagai Pengacara Ammar Zoni
PendidikanUsai mendapatkan vonis hukuman, pihak Ammar memutuskan untuk tidak mengajukan banding. Terkait penunjukkan pengacara baru, kuasa hukum Ammar, Jon, menyatakan bahwa secara etika, pengacara baru seharusnya berkomunikasi dengan timnya jika benar ditunjuk sebagai penasihat hukum Ammar....
Baca SelengkapnyaFrislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
PendidikanFrislly mengaku salah satu lokasi paling membekas baginya adalah Danau Salmokji, tempat yang dikenal masyarakat setempat sebagai danau terkutuk. Frislly sengaja mendatangi lokasi tersebut demi menggali kisah mistis yang berkembang di sana....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ducati Coba Bangkit di MotoGP Catalunya 2026, Jumat
- Jennifer Coppen Kagumi Cara Justin Hubner Luluhkan Sang Putri
- Antonio Blanco Jr Belajar Memanah untuk Serial Asmara Asrama
- Bang Madit Islam KTP Ingin Haji Setelah Puluhan Kali Umrah
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
Dede Sunandar Akui Perselingkuhan: Saya Tak Membantah
Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
Onad Akui Trauma Usai Rehab, Butuh Bantuan Psikolog
Tautan Sahabat
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- Penembakan Masjid San Diego Diselidiki Motif Kebencian
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- ICC Keluarkan Surat Penangkapan Rahasia untuk 5 Pejabat Israel
- Gunung Soffeh Dibom 20 Kali, Rudal Iran Aman
- Saudi Perketat Pengawasan Haji 2026, Jemaah Ilegal Kena Denda Rp426 Juta
- Rusia Hujani Ukraina dengan 3.170 Drone dalam Sepekan
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
- PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
- Jepang Bentuk Kelompok Kerja Khusus Kerjasama Pertahanan dengan RI