Lokasi: Berita >>

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka, Ini Syaratnya

Berita9759 Dilihat

RingkasanUniversitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad....

Beasiswa Doktoral Unpad 2026 Dibuka,<strong></strong> Ini Syaratnya

Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka pendaftaran Program Beasiswa BPDP 2026 hingga 13 Juli 2026 bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan doktoral dengan pembiayaan penuh. Program ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang akademik dan riset, di mana peserta akan mendapatkan dana pendidikan serta riset selama maksimal tiga tahun dengan pendampingan dari promotor unggul Unpad.

Program beasiswa ini ditujukan bagi lulusan S2 berprestasi yang memiliki motivasi akademik tinggi dan potensi penelitian yang kuat. Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah fasilitas pembiayaan, sehingga mahasiswa diharapkan dapat fokus menyelesaikan studi doktoral tepat waktu dan menghasilkan riset berkualitas. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar antara lain: Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA), serta memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran (PIP Unpad) dengan nilai minimal 525 yang masih berlaku.

Sebagai alternatif, calon pendaftar juga dapat menggunakan sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi penyelenggara resmi lainnya yang diakui Unpad, seperti PLTI Himpsi, UGM, UNAIR, UI, atau BAPPENAS. Dengan dukungan pembiayaan penuh dan bimbingan dari para promotor unggul, program BPDP diharapkan dapat mencetak doktor-doktor berkualitas yang siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset di Indonesia.

Tags:

Artikel Terkait

  • Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan

    Berita

    Sebastien Migne, pelatih asal Prancis yang lahir di La Roche-sur-Yon pada 30 November 1972, kini berusia 53 tahun dan sukses membawa Timnas Haiti lolos ke Piala Dunia 2026. Sebelum menjadi pelatih, Migne mengawali karier sebagai pemain gelandang di klub La Roche VF (1989–1993), Stade Vallauris (1994–1997), Leyton Orient (1997–1998), dan FC Gaillard (2000–2002)....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Pelatih Sepatu Roda Diduga Lecehkan Anak, Polda Selidiki

    Berita

    Polisi memastikan penanganan kasus pelecehan terhadap anak yang melibatkan seorang pelatih klub olahraga di Tangerang Selatan mengedepankan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan korban. Rita dalam keterangannya pada Kamis (21/5/2026) mengungkapkan kasus ini bermula dari relasi antara pelatih yang belum disebutkan identitasnya dengan korban selaku anak didik di sebuah klub olahraga....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Polisi Gadungan Bersenpi Rampas Motor di Jakut

    Berita

    Polisi mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok pelaku yang berpura-pura menjadi anggota polisi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan enam tersangka dan menyita empat sepeda motor hasil kejahatan....

    Berita

    Baca Selengkapnya